Klarifikasi Evi Suherman: Tidak Benar Saya Digerebek

Jumat, 20 Maret 2020 - 08:58:00 WIB - Dibaca: 4309 kali

(ist/Jambione.com)

Jambione.com, JAMBI-  Ketua DPW PPP Provinsi Jambi, Evi Suherman membantah berita khabar penggerebekan dirinya di Grand Hotel, Rabu (18/3/2020).

Melalui rekaman klarifikasi yang disampaikannya kepada Jambione.com, Evi menjelaskan secara detail dimana posisinya saat peristiwa itu terjadi.

 Menurut Evi, dia sudah melakukan pengecekan diblapangan,  peristiwa penggerebekan di Grand Hotel itu memang benar ada terjadi. Namun itu bukanlah dirinya.

"Saya sudah cek memang ada kejadiannya, tapi bukan saya," katanya, Jumat (20/3/2020).

Dia menegaskan, pada Rabu (18/3/2020), dirinya mulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga tengah hari, sekitar pukul 12.00 WIB berada di salah satu bengkel di kawasan Pattimura.

"Ada CCTV disitu bisa dicek. Katanya saya digrebek istri, sementara istri saya di Sarolangun, kan tidak nyambung. Jadi kejadian pagi itu saya tidak tahu menau," tegasnya.

Seperti keterangan sebelumnya Evi mengakui memang dirinya ada memesan kamar di Grand Hotel untuk anak buahnya.

"Salah persepsi. Kejadian orang itu jam 8 pagi. Sementara anak buah saya ambil kamar itu kan jam 4 sore kemarin. Boleh dicek itu. Jam 4 sore Rabu kemarin," jelasnya.

Dia menegaskan kembali bahwa dirinya memesan kamar di Grand Hotel bukan untuk dirinya. "Saya ambil kamar untuk sopir saya dengan anak buah karena di rumah penuh. Kejadian itu pagi hari. Dak masuk nian, salah persepsi orang tu. Bukan saya, demi Allah dak ado dak. Sayo be tekejut, gimana kejadiannya. Rentang waktunyo be jauh. Boleh dicek," tegasnya.

Dia juga menanggapi soal kabar dalam penggerebekan itu dirinya disebutkan sempat mengeluarkan korek api berbentuk senjata api.

"Nah itu saya kaget, alangkah hebatnya, pistol mano. Boleh cek saya dimana. Saya check in untuk anak buah itu jam brp boleh dicek, saya pakai traveloka. Banyak yang nanya ke saya, sayo be kaget jugo. Jam 8 pagi sampai jam 2 itu saja saya masih di bengkel. Ada foto saya di bengkel nyuci mobil, ada jamnya," ungkapnya.

Dia menilai isu itu sengaja disebarkan karena ada yang tak senang dengan dirinya. "Biasolah nak pilkada ni, mungkin ado yang mirip saya. Dak ado demi Allah," tandasnya.

Seperti diberitakan,  Evi Suherman sejak Rabu (18/3/2020) kemarin heboh dikabarkan digrebek di Grand Hotel. Informasi yang diterima, penggerebekan itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.

Bahkan kabarnya dia sempat ditangkap warga saat coba kabur. Tidak itu saja, Evi juga dikabarkan sempat mengeluarkan senjata api yang ternyata adalah korek api.

Jambione.com juga sudah melakukan penelusuran di lapangan, menurut warga sekitar memang ada penggerebekan, Rabu (18/3/2020). Namun warga mengaku tidak tahu siapa yg digerebek.

Dari klarifikasi Evi dan sejumlah keterangan warga, Jambione.com menyimpulkan telah terjadi kekeliruan dalam pemberitaan tersebut. Atas kekeliruan ini Jambione.com minta maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan. Terutama kepada Evi Suherman. EVi sendiri dapat memaklumi kekeliruan ini. Oleh sebab itu dia meminta peristiwa ini tidak perlu dibesar besarkan lagi. Melalui klarifikasi ini, Evi menganggap masalah ini sudah selesai.

Dengan adanya klarifikasi ini, berita khabar penangkapan Ketua DPW PPP di Hotel yang dimuat sebelumnya kami cabut. Pencabutan ini sesuai dengan poin 5 butir a Pedoman Media Siber Indonesia. (Ist/kum)





BERITA BERIKUTNYA