Kapolsek Gunung Tujuh: Penyaluran BLT DD yang dinilai tak tepat sasaran menjadi pemicu aksi ini

Selain Segel Kantor, Warga Juga Minta Kades Jernih Jaya Mundur

Jumat, 29 Mei 2020 - 18:52:24 WIB - Dibaca: 2299 kali

Aksi Penyegelan Kantor Desa Jernih Jaya, Kerinci oleh Warga
Aksi Penyegelan Kantor Desa Jernih Jaya, Kerinci oleh Warga ()

JAMBIPRIMA.COM, KERINCI- Gegara Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kantor Desa Jernih Jaya, Kecamatan Gunung Tujuh, pada Jumat siang (29/05) disegel oleh sejumlah warga.

Aksi penyegelan kantor Desa Jernih Jaya tersebut diduga dipicu karena kekesalan Warga terhadap Kades, yang dalam panyaluran Dana BLT di dinilai tidak tepat sasaran.

Baca Juga : Threesome, Dua Pria Dan Seorang Perempuan Separuh Baya di Grebek Warga

"Kades tidak memperdulikan kriteria yang telah ditentukan sehingga banyak bantuan BLT dari DD yang tidak tepat sasaran,"ungkap salah seorang warga setempat.

Selain menyegel kantor Desa, warga juga meminta Kades Jernih Jaya untuk mundur dari jabatannya. karena selama ini Kades Jernih Jaya dianggap selalu mementingkan orang terdekatnya dalam setiap mengambil keputusan.

" Kades Jernih Jaya juga adalah seorang pendendam, apalagi terhadap lawan politiknya, sampai- sampai bila terjadi musibah kematian dan pernikahan Dia tidak mau datang. Masalah pengurusan surat juga dipersulit"' imbuhnya.

Kapolsek Gunung Tujuh, IPTU Dolizar, saat dikonfirmasi membenarkan aksi penyegelan kantor Desa tersebut. Dia mengatakan, penyegelan tersebut terjadi karena warga menganggap penyaluran dana BLT Desa yang tidak tepat sasaran.

"Ya, kejadiannya sekira pukul 13.00 Wib, setelah pulang dari Sholat Jumat, warga langsung menyegel kantor Kades,mungkin sebelumnya mereka (warga, red) sudah merencanakan aksi tersebut,"jelasnya.

Dikatakan Kapolsek, aksi warga tersebut, berjalan dengan aman tertib dan kondisif, malam nanti akan dilakukan mediasi di Masjid.

"Malam ini juga akan ada pertemuan di Masjid untuk mediasi,"sebutnya.

Sayangnya hingga berita ini diterbitkan Kepala Desa Jernih Jaya, Zalfinur belum berhasil dimintai tanggapannya terkait t aksi warga tersebut. (bud)





BERITA BERIKUTNYA