JAMBIPRIMA.COM, JAMBI - Sejumlah kejanggalan pada perhelatan Pilgub Jambi pada 9 Desember 2020 akhirnya terbongkar.
Kejanggalan tersebut terungkap oleh saksi CE- Ratu dalam pleno terbuka KPU Provinsi Jambi, selama dua hari ini. Ia menyebut telah terjadi situasi abnormal, seperti di Merangin dan Kota Jambi.
“ Temuan kita di Jangkat misalnya. Terjadi proses penghitungan suara, yang telah mendahului dari jadwal yang ditentukan KPU,” kata Akmaludin.
Jadwal penghitungan suara semestinya baru dimulai pukul 13.00. Tapi, kata Akmal, temuan mereka di Jangkat ada TPS yang sudah melakukan penghitungan sekitar pukul 12.00. Bahkan, hasil penghitungan itu sudah viral di media sosial dan media online, beberapa saat menjelang proses penghitungan resmi dilangsungkan.
Selain menabrak aturan. Kita melihat ini ada upaya sistematis untuk menggring opini publik, seolah-olah 03 menang,” katanya.
Akmaludin juga menyinggung ihwal partisipasi pemilih di Merangin, yang dinilainya amat janggal. “Partisipasinya mencapai 99,5 persen. Ini aneh,” tegasnya.
“ Apakah betul yang milih itu datang. Atau diduga hanya dilakukan orang tertentu. Kita lihat banyak kejanggalan yang terjadi. Apakah ini disengaja atau tidak?” katanya.
Dikutip dari jambilink.com, tingginya suara tidak sah di Kota Jambi juga disorot Akmaludin. Ia curiga dengan angka suara tak sah yang mencapai 6,6 persen. Lebih tinggi dari daerah lain. Padahal, kata Akmal, Kota Jambi tergolong wilayah kota, yang akses informasinya terbuka lebar.
“ Di daerah lain suara tidak sah tidak setinggi di Kota Jambi. Kenapa bisa tinggi? Sedangkan di Kota hanya ada 1 Pilkada? Kita meyakini masyarakat kota mudah untuk dapat akses informasi. Semestinya tingkat kesalahannya lebih kecil. Pilgub ini beda dengan pileg, yang orangnya banyak dan rumit,” jelasnya.
Akmal berharap praktik di luaran kenormalan itu tak mencederai suara rakyat dalan sistem demokrasi ini. (*)
Nyoblos Berkali- kali, Tim Haris- Sani di Laporkan ke Bawaslu
Diduga Jual Beli Surat Suara, Oknum KPPS dan PPS di Laporkan ke Bawaslu Tebo
Amankan Pleno Tingkat Kabupaten, Polres Muaro Jambi Siapkan 75 Orang Personil
Persentase Suara Masuk di Real Count Lamban, Ini Penjelasan KPU Merangin
Kapolres Muaro Jambi Dampingi Kapolda Jambi Pantau Giat Pleno PPK