Rumah Warga Rusak dan Kebanjiran, Fasha: Kontraktor Harus Memperbaiki

Senin, 31 Oktober 2022 - 10:12:14 WIB - Dibaca: 1108 kali

Rumah warga di Kasang, Kota Jambi kebanjiran akibat proyek galian IPAL.
Rumah warga di Kasang, Kota Jambi kebanjiran akibat proyek galian IPAL. (Foto: Jambi prima.com/Ahmad )

JAMBIPRIMA.COM,JAMBI – Proyek pengerjaan aliran Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di kawasan Kecamatan Pasar dan Kecamatan Jelutung, terus menuai komentar miring.

Selain menyebabkan jalanan kota rusak, pengerjaan-pengerjaan proyek tersebut juga berimbas ke rumah warga, yang juga menjadi rusak.

Wali Kota Jambi, Syarif Fasha pun menyebutkan, bahwa dirinya juga gerah dengan kondisi ini. Namun demikian, ia meminta agar warga tetap bersabar hingga pengerjaannya selesai.

“Kalau dibilang marah ya lebih marah. Tentu gerah juga, namanya buat jalan rusak. Tapi namanya juga masih membangun, mereka janji 2023 mendatang selesai dan mulus semua,” jelasnya.

Masyarakat diminta bersabar, pasalnya pembangunan ini guna kepentingan jangka panjang dan tentunya memiliki manfaat yang lebih besar.

“Di Indonesia ini pengerjaannya hanya ada 4. Salah satunya Kota Jambi, biarlah mereka bekerja. Kalau dibilang terganggu, saya juga merasa terganggu, tapi sabar,” harapnya.

“Kalau memang ada rumah yang rusak, itu kontraktornya harus memperbaiki,” jelasnya.

Sebelumnya, sejumlah warga yang berada di Jalan Brigjend Katamso, Kasang, Jambi Timur mengeluhkan adanya pekerjaan proyek di sana.

Pasalnya, akibat getaran pekerjaan proyek tersebut, beberapa rumah warga menjadi rusak. Bahkan beberapa rumah ada yang mengalami retak.

Seperti di antaranya yang dialami Harry Kurniadi. Di mana rumahnya yang tepat berada di dekat pekerjaan proyek tersebut mengalami kerusakan cukup parah.

"Ini rumah kita jadikan kantor. Cuma semenjak ada pekerjaan ini, banyak rusak. Bagian dalam retak-retak, termasuk pagar itu terbelah," kata dia.

Harry juga menyebutkan, tak hanya dirinya yang mengeluhkan hal tersebut. "Rerata warga sekitar mengeluh. Kita tidak tahu kapan proyek itu selesai, kalau bisa kita minta stop dulu," jelasnya.

Pekerjaan proyek tersebut diketahui sedang mengerjakan galian IPAL yang dikerjakan oleh pemerintah pusat. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA