JAMBIPRIMA.COM,. MERANGIN – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan tindakan tak manusiawi terhadap sejumlah ibu-ibu pendulang emas di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Desa Tambang Baru, Kecamatan Tabir Lintas, Kabupaten Merangin.
Dalam video yang sudah ditonton lebih dari 2.900 kali itu, tampak seorang operator excavator merek Komatsu marah-marah kepada ibu-ibu pendulang yang hanya ingin mencari sedikit emas untuk bertahan hidup.
“Tiba-tiba operator excavator marah, katanya kami main ilegal. Padahal kami cuma numpang cari makan,” ungkap salah satu pendulang kepada wartawan, Selasa (21/10/2025).
Menurut para pendulang, peristiwa dalam video itu bukan yang pertama. Sebelumnya, mereka bahkan pernah dikejar-kejar hingga ketakutan dan terkencing di celana.
“Kami cuma dapat dua buncis (butir kecil emas), tapi diperlakukan seperti anjing. Sementara mereka bisa dapat satu ons sehari,” tutur salah satu ibu pendulang dengan suara bergetar.
Ketua Karang Taruna Tabir, Masik, mengecam keras aksi tak manusiawi tersebut.
“Itu perlakuan biadab terhadap para pendulang. Kami minta penegak hukum, terutama Polres Merangin, segera turun tangan dan menindak pelaku,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Merangin belum memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut. Warga berharap aparat segera bertindak agar kejadian serupa tidak terulang di lokasi tambang lainnya. (Lil)
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #Pemda #Jambi #Merangin #BupatiMerangin
Tren Kenaikan Penyakit Menular dan Target Zero Growth 2030 di Provinsi Jambi
UNJA Perketat Seleksi Mahasiswa Baru Lewat Tes Kesehatan dan Narkoba
Wagub Sani Tegaskan APPSI Jambi sebagai Pilar Ekonomi Rakyat di Tengah Tantangan Pasar Modern
UIN STS Jambi dan BSI Jalin Kerja Sama Pembiayaan Syariah untuk Pegawai PTKIS
Batu Bara Sumbang Rp112 Miliar untuk Jambi, Tapi Infrastruktur Masih Jadi Kendala
438 CJH Kota Jambi Berangkat 5 Mei, Persiapan Hampir Rampung
Komisi III DPRD Tebo Panggil Rekanan Proyek Turap Pagar Puding