JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Nilai ekspor Provinsi Jambi mengalami penurunan tajam pada September 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat, ekspor Jambi turun 21,35 persen menjadi US$151,94 juta dibanding Agustus 2025 yang mencapai US$193,18 juta.
Kepala BPS Provinsi Jambi, Agus Sudibyo, mengatakan penurunan ini disebabkan oleh melemahnya ekspor sejumlah komoditi utama seperti minyak dan gas (migas), minyak nabati, kayu lapis, pulp dan kertas, kopi, teh, serta rempah-rempah.
“Kelompok komoditi migas dan minyak nabati menjadi penyumbang terbesar penurunan ekspor bulan ini,” ujar Agus dalam rilis resminya, Senin (3/11/2025).
Secara kumulatif, nilai ekspor Jambi sepanjang Januari–September 2025 tercatat sebesar US$1,57 miliar, turun 7,70 persen dibanding periode yang sama tahun 2024. Dari total tersebut, sektor pertambangan masih mendominasi dengan kontribusi 47,25 persen, diikuti industri 45,06 persen, dan pertanian 7,70 persen.
Menariknya, sektor pertanian justru menunjukkan kinerja positif. Nilai ekspor pertanian naik 4,45 persen pada September 2025 menjadi US$15,70 juta, didorong lonjakan permintaan ekspor pinang. Bahkan secara tahunan, ekspor pertanian tumbuh 98,40 persen dibanding tahun lalu.
Sebaliknya, ekspor kelompok industri turun 14,70 persen akibat melemahnya pengiriman minyak nabati, kayu lapis, dan pulp-kertas. Namun secara kumulatif, sektor industri masih mencatat pertumbuhan 34,62 persen sepanjang tahun berjalan.
Sektor pertambangan menjadi yang paling tertekan. Nilai ekspornya anjlok 35,58 persen pada September 2025 menjadi US$59,28 juta, terutama karena turunnya ekspor gas alam. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, penurunan sektor ini mencapai 33,45 persen akibat merosotnya ekspor migas dan batu bara.
Dari sisi negara tujuan, ekspor Jambi ke Singapura, Malaysia, Thailand, Jerman, China, Jepang, India, dan Australia menurun pada September. Namun, ekspor ke Inggris, Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Taiwan justru meningkat.
“Meski secara bulanan menurun, secara tahunan ada beberapa negara yang menunjukkan kenaikan transaksi ekspor, seperti Malaysia, Cina, India, dan Taiwan,” tutup Agus. (Ahmad)
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #GubernurJambi #Jambi #DPRD #WalikotaJambi #BPS
PT SRA Kembali Menang Proyek Jalan Rp46 Miliar di Tebo, Rekam Jejaknya Jadi Sorotan
Bunda PAUD Tebo Paparkan Komitmen Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini di Podcast Inspiratif
PetroChina Serahkan 2 Ambulans untuk RS Adhyaksa Jambi, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
Tebo Dipastikan Dapat 480 Bedah Rumah, Ribuan RTLH Masih Menunggu Bantuan
Bupati M Syukur Tampilkan Budaya Merangin di PKD Jambi, Dorong Pelestarian Adat dan UMKM
Kaper Ombudsman Jambi: Pejabat Digaji Negara untuk Melayani dan Mensejahterakan Rakyat