JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Kepedulian Camat Tebo Ilir, Yanto, S.Pd., M.M., terhadap pelestarian situs sejarah dan tempat yang dianggap keramat kembali terlihat nyata. Kali ini, ia memprakarsai kegiatan pemugaran atau rehab Makam Nenek Sayang Terbuang yang berlokasi di RT 1 Dusun Lamo, Kelurahan Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo.
Kegiatan pembangunan tersebut dilakukan tanpa menggunakan anggaran pemerintah. Seluruh proses mulai dari pendanaan hingga tenaga kerja berasal dari inisiatif pribadi Camat Yanto serta dukungan masyarakat yang ikut berpartisipasi secara sukarela.
Camat Yanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap warisan budaya dan nilai sejarah yang perlu terus dijaga.
“Prinsip kami sederhana, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Alhamdulillah, berkat kebersamaan dan dukungan masyarakat serta para dermawan, pembangunan ini bisa berjalan dengan baik,” ujarnya, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (15/4/2026)
Ia menegaskan bahwa apa yang dilakukan bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari upaya menjaga nilai-nilai sejarah dan kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat.
“Kami berharap rehab makam ini bukan hanya soal bangunan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menghormati leluhur dan merawat situs-situs bersejarah.
Target kami, dalam waktu dekat pekerjaan ini bisa selesai 100 persen dan dapat dimanfaatkan serta dirawat bersama,” tambah Yanto.
Sementara itu, dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari tokoh agama setempat, M. Daud A. Roni. Ia menilai langkah yang dilakukan Camat Tebo Ilir merupakan bentuk kepedulian nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Saya sangat mendukung setiap kegiatan yang dilakukan Pak Camat, apalagi ini menyangkut kepentingan umum seperti rehab makam Nenek Sayang Terbuang dan juga pembangunan fasilitas pendukung lainnya seperti WC umum,” ujar M.Daud.
Menurutnya, kegiatan seperti ini menunjukkan adanya sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai sosial dan budaya di lingkungan sekitar.
“Selama ini kami melihat kegiatan yang dilakukan benar-benar memberi manfaat. Bukan hanya seremonial, tetapi langsung dirasakan masyarakat. Karena itu, kami siap mendukung setiap program yang sifatnya membangun dan bermanfaat luas,” tegasnya.
Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Warga menilai Camat Yanto dikenal sebagai sosok pemimpin yang konsisten antara ucapan dan tindakan, serta cepat merespons kebutuhan warga.
“Beliau bukan tipe pemimpin yang hanya berjanji. Apa yang diucapkan biasanya langsung diwujudkan. Itu yang membuat masyarakat percaya dan merasa diperhatikan,” ungkap salah satu warga.
Warga lainnya menambahkan bahwa selama menjabat, banyak kegiatan pembangunan dan sosial yang telah dilakukan di wilayah Tebo Ilir. Hal itu semakin memperkuat kedekatan antara pemerintah kecamatan dan masyarakat.
“Beliau orangnya sederhana dan tidak banyak menonjolkan diri. Tapi yang kami rasakan, perhatian terhadap masyarakat sangat besar. Harapannya tentu Tebo Ilir bisa semakin maju, aman, dan sejahtera,” tutup warga tersebut. (ARD)
Camat Tebo Ilir Rehab Makam Keramat Tanpa Dana APBD, Ini Sosok di Baliknya!
Pemkot Jambi Siapkan Lelang Sekda dan Jabatan Eselon II Pertengahan 2026
Dikonfirmasi Wartawan, Humas Montd’or Oil Akui Off Duty Saat Disinggung Rencana Jalur Pipa TMMD
PMD Tebo Klarifikasi Polemik 8 Cakades, Tegaskan Masih Koordinasi dengan Pusat Terkait Aturan Baru
Krisis TPS di Rimbo Bujang Disorot PKB, DLH-HUB Tebo Akui Keterbatasan Armada
Ketua DPRD Jambi Ikuti Retreat Kepemimpinan Nasional di Magelang
Menyikapi Peran H Mesir Pada Perang Melawan Belanda di Pulau Tengah 1903