JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo mulai mempersiapkan penerapan sistem manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai upaya meningkatkan kualitas birokrasi dan sistem pengembangan karir pegawai di lingkungan pemerintahan.
Penerapan manajemen talenta ASN tersebut saat ini mulai disosialisasikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Tebo. Sistem ini nantinya akan menjadi dasar dalam penempatan jabatan, promosi, hingga pengembangan karir ASN berdasarkan potensi dan kinerja masing-masing pegawai.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tebo, Suwarto, mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya telah menghadirkan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) beserta tim untuk memberikan sosialisasi awal terkait manajemen talenta ASN kepada jajaran pemerintah daerah.
Beberapa waktu lalu kami mengundang Kepala BKN dan tim untuk memberikan sosialisasi manajemen talenta ASN kepada tim kami. Kegiatan itu juga dihadiri langsung oleh Bupati dan Sekda, ujar Suwarto saat ditemui di kantornya, Selasa (12/5/2026).
Ia menjelaskan, manajemen talenta ASN merupakan sistem pengelolaan karir pegawai yang meliputi proses akuisisi, pengembangan, retensi hingga penempatan talenta terbaik untuk menduduki jabatan tertentu berdasarkan hasil penilaian kinerja dan potensi pegawai.
Menurut Suwarto, tahapan sosialisasi saat ini terus berjalan melalui surat edaran yang telah dikirimkan kepada seluruh OPD di lingkungan Pemkab Tebo. Surat tersebut berisi petunjuk mengenai tahapan dan dokumen yang harus dipersiapkan dalam penerapan manajemen talenta ASN.
“Melalui surat Bupati, surat edaran tentang manajemen talenta ASN sudah kami sampaikan ke seluruh OPD,” jelasnya.
Dalam waktu dekat, BKPSDM Tebo juga akan kembali mengumpulkan seluruh kepala OPD dan Kasubag Kepegawaian untuk melakukan sosialisasi lanjutan secara lebih rinci. Hal itu dilakukan agar setiap OPD memahami tahapan serta kelengkapan administrasi yang diperlukan dalam sistem penilaian tersebut.
Suwarto menuturkan, penilaian manajemen talenta ASN nantinya akan mengacu pada berbagai indikator, mulai dari Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), rekam jejak tugas, kompetensi hingga capaian lainnya yang terintegrasi melalui aplikasi My ASN dan terkoneksi langsung dengan sistem milik BKN.
“Semua data ASN nantinya dikumpulkan melalui aplikasi My ASN yang terkoneksi ke BKN. Setelah dimasukkan ke sistem, nilainya akan muncul secara otomatis,” katanya.
Hasil penilaian tersebut kemudian akan dimasukkan ke dalam box penilaian atau talent pool yang terdiri dari beberapa tingkatan, mulai dari box 7 hingga box 9. Tingkatan itu nantinya menjadi dasar dalam melihat potensi dan kelayakan ASN untuk pengembangan karir maupun pengisian jabatan strategis.
“Nilai-nilai itu nantinya tinggal kita isi sesuai indikator yang ada, kemudian dimasukkan ke dalam box penilaian sesuai tingkatan masing-masing,” tambah Suwarto.
Ia menambahkan, setelah seluruh tahapan penilaian selesai dilakukan, Pemkab Tebo akan mengikuti proses evaluasi dan ekspos di tingkat pusat bersama BKN. Dalam agenda tersebut, Sekda, BKPSDM, dan Bupati Tebo dijadwalkan akan diundang untuk memaparkan kesiapan daerah dalam penerapan manajemen talenta ASN.
“Untuk tindak lanjut hasil penilaian dari BKN pusat, nantinya Sekda, BKPSDM, dan Bupati akan diundang ke pusat untuk ekspos terkait kesiapan manajemen talenta ASN,” pungkasnya. (DVD)
Wali Kota Jambi Serahkan Bantuan untuk Warga Paal Merah yang Alami Stroke
Wagub Jambi Lepas 444 JCH Kloter 20, Pesan Jaga Kesehatan dan Patuhi Aturan Saudi
Pemkab Tebo Mulai Terapkan Manajemen Talenta ASN, Penilaian Kinerja Terhubung ke BKN
Tebo Matangkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Bupati: Tingkatkan Mutu Pendidikan
PT PMB Launching Kantor Pemasaran di Tebing Tinggi, Salurkan CSR dan BPJS Ketenagakerjaan
Rizky Ramadhani Ditemukan Meninggal di Sungai Batanghari Setelah 11 Hari Pencarian
Diduga Tak Layani Pasien Darurat, RS Setia Budi Disebut Utamakan Surat Rujukan