JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Meningkatnya intensitas hujan yang disertai angin kencang di wilayah Kabupaten Tebo dalam beberapa waktu terakhir mulai menimbulkan kekhawatiran baru terhadap keselamatan masyarakat. Kondisi tersebut tidak hanya berpotensi memicu banjir, longsor, dan pohon tumbang, tetapi juga meningkatkan risiko gangguan pada jaringan listrik yang dapat membahayakan jiwa.
Sejumlah potensi gangguan kelistrikan seperti kabel putus, tiang listrik miring, hingga gardu terdampak genangan air menjadi perhatian serius pihak PLN. Situasi ini dinilai rawan memicu sengatan listrik, terutama jika masyarakat tidak berhati-hati saat beraktivitas di sekitar lokasi terdampak cuaca ekstrem.
Menanggapi kondisi tersebut, PLN ULP Rimbo Bujang mengeluarkan imbauan resmi agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya listrik selama cuaca ekstrem masih berlangsung.
Warga diminta untuk tidak mendekati area berbahaya seperti kabel listrik yang terputus, tiang listrik yang miring, maupun gardu dan instalasi listrik yang tergenang air atau terdampak longsor. Kondisi tersebut dinilai sangat berisiko menimbulkan sengatan listrik yang dapat berakibat fatal.
Selain itu, PLN juga menekankan langkah antisipasi sederhana di tingkat rumah tangga. Jika air mulai masuk ke dalam rumah, masyarakat diminta segera mematikan aliran listrik melalui Mini Circuit Breaker (MCB) untuk mencegah korsleting maupun potensi tersengat listrik.
Manager PLN ULP Rimbo Bujang, Bayu Mohamad Fauzi, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami mengimbau warga segera melapor jika menemukan kondisi berbahaya terkait jaringan listrik agar dapat segera ditangani petugas,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).
Selain imbauan keselamatan, PLN juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam pencegahan gangguan jaringan listrik. Salah satunya dengan melakukan pemangkasan pohon yang berada terlalu dekat dengan jaringan listrik. Langkah ini dinilai efektif untuk mengurangi risiko pohon atau ranting tumbang yang dapat merusak jaringan saat hujan disertai angin kencang terjadi.
Dengan meningkatnya potensi cuaca ekstrem di wilayah Tebo dan sekitarnya, PLN berharap masyarakat lebih waspada dan tidak mengabaikan potensi bahaya yang bisa muncul sewaktu-waktu, terutama yang berkaitan dengan keselamatan kelistrikan di lingkungan sekitar. (San)
SP3 Dugaan Korupsi Rp2,1 Miliar di PUPR Jadi Sorotan, Publik Pertanyakan Dasar Penghentian Perkara
Pemkab Tebo Mulai Terapkan Manajemen Talenta ASN, Penilaian Kinerja Terhubung ke BKN
Tebo Matangkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Bupati: Tingkatkan Mutu Pendidikan
PT PMB Launching Kantor Pemasaran di Tebing Tinggi, Salurkan CSR dan BPJS Ketenagakerjaan
Rizky Ramadhani Ditemukan Meninggal di Sungai Batanghari Setelah 11 Hari Pencarian
Diduga Tak Layani Pasien Darurat, RS Setia Budi Disebut Utamakan Surat Rujukan