Mahasiswi FH UNJA Raih Penghargaan Internasional, Borong Prestasi di Malaysia-Singapura

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:59:23 WIB - Dibaca: 60 kali

Elgradcia Mellissa, mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Jambi, menunjukkan penghargaan yang diraihnya dalam ajang International Youth Innovation Summit (IYIS) 2026 Chapter Malaysia–Singapore.
Elgradcia Mellissa, mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Jambi, menunjukkan penghargaan yang diraihnya dalam ajang International Youth Innovation Summit (IYIS) 2026 Chapter Malaysia–Singapore. (Rahim)

JAMBIPRIMNA.COM, JAMBI – Mahasiswi Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Jambi (UNJA) angkatan 2023, Elgradcia Mellissa, berhasil mengharumkan nama kampus di tingkat internasional. Ia meraih penghargaan The Most Creative Delegate dalam ajang Indonesian Youth Excursion Network (IYEN) x International Youth Innovation Summit (IYIS) 2026 Chapter Malaysia–Singapore yang berlangsung pada 18–22 Mei 2026.

Tak hanya itu, Elgradcia bersama tim EYECONIC juga sukses membawa pulang empat penghargaan sekaligus, yakni 1st Best Video Innovation, 2nd Best Project Innovation, 2nd Best Presentation, dan Best Team.

Tim EYECONIC terdiri dari Elgradcia Mellissa (UNJA), Ilham Riennardi (IPB University), Elyta Yoja Novita Syafara (Universitas Negeri Malang), serta Bintang Okta Anggradewi (SMK 1 Mas Ubud).

Dalam kompetisi tersebut, mereka menghadirkan inovasi bernama EYETRACE, sebuah platform ekonomi sirkular digital yang membantu pelaku usaha mengelola limbah menjadi sumber nilai ekonomi melalui sistem pelacakan digital, transparansi data lingkungan, serta otomatisasi pelaporan Environmental, Social, and Governance (ESG).

Dekan Fakultas Hukum UNJA, Dr. Hartati, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswinya tersebut.

Menurutnya, capaian Elgradcia menjadi bukti bahwa mahasiswa Fakultas Hukum UNJA mampu bersaing dan berprestasi tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.

“Fakultas Hukum senantiasa mendukung segala kegiatan positif dan konstruktif mahasiswa. Prestasi yang diraih Elgradcia menjadi kebanggaan bagi fakultas sekaligus bukti bahwa mahasiswa Fakultas Hukum memiliki kemampuan untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Elgradcia mengaku keikutsertaannya dalam program tersebut berawal dari keinginan untuk mengembangkan diri sekaligus mengukur kapasitas yang dimilikinya di lingkungan yang lebih luas.

Selama mengikuti kompetisi, ia harus membagi waktu antara aktivitas perkuliahan dan pengerjaan proyek. Berbagai diskusi dan rapat daring dilakukan hampir setiap malam untuk menyempurnakan konsep inovasi yang diusung tim.

Selain itu, sebagai mahasiswa hukum yang tergabung dalam kelompok ekonomi, Elgradcia juga dituntut mempelajari berbagai bidang baru, mulai dari ekonomi berkelanjutan, penyusunan model bisnis hingga pengembangan solusi berbasis teknologi.

Puncak pencapaiannya terjadi ketika namanya diumumkan sebagai penerima penghargaan The Most Creative Delegate, sebuah penghargaan yang menurutnya sangat berarti setelah melalui berbagai tantangan dan proses pembelajaran.

“Saya belajar bahwa sering kali kita tidak mengetahui kemampuan yang kita miliki sampai kita benar-benar berani mencobanya. Banyak kesempatan yang terlihat menakutkan di awal, tetapi justru membawa pengalaman dan pelajaran yang sangat berharga ketika dijalani dengan sungguh-sungguh,” pungkas Elgradcia. (Rhm)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA