JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, menghadiri upacara pembukaan Jambore Daerah (Jamda) IX Provinsi Jambi Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan Pramuka Abdurrahman Sayoeti-Musa, Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (21/6).
Kegiatan akbar Gerakan Pramuka tingkat Penggalang tersebut akan berlangsung selama enam hari, mulai 20 hingga 25 Juni 2026. Jamda yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali itu diikuti oleh kontingen Pramuka dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.
Pada kesempatan tersebut, A. Khafidh memberikan semangat dan motivasi kepada para peserta, khususnya kontingen Kabupaten Merangin, agar memanfaatkan kegiatan jambore sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan diri.
Menurutnya, Jambore Daerah bukan hanya menjadi ajang pertemuan antaranggota Pramuka, tetapi juga wadah untuk memperluas pengalaman, meningkatkan keterampilan, serta membentuk karakter generasi muda yang berintegritas.
"Jadikan Jambore ini sebagai sarana mempererat tali persaudaraan, mengasah keterampilan, dan membangun jiwa kepemimpinan yang tangguh. Pramuka adalah pilar penting dalam membentuk generasi yang disiplin, mandiri, dan siap menghadapi masa depan," ujar A. Khafidh.
Selain itu, Wabup Merangin juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kondisi fisik selama mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia.
Ia berpesan kepada anggota Pramuka Merangin untuk tetap menjaga kekompakan, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa nama baik daerah selama mengikuti Jambore Daerah IX Provinsi Jambi.
Dengan semangat kebersamaan dan jiwa kepramukaan yang kuat, diharapkan para peserta dapat memperoleh pengalaman berharga yang nantinya menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (Rhm)
Nela Ervina Kembali Diperiksa Kejari Jambi, Kasus Korupsi Pajak Rugikan Negara Rp1,37 Miliar
BMKG Prediksi Musim Hujan Jambi Mulai Akhir Oktober, Puncaknya Desember 2026
Polda Jambi Tangani 90 Kasus Karhutla, 18 Orang Jadi Tersangka
Kabut Asap Jambi Tekan Pariwisata, Pedagang di Kawasan Wisata Mulai Tutup Gerai
Karhutla Jambi Tembus 4.335 Hektare, Batanghari Paling Parah
Tando Pinto dan Ngembang Tando Warnai Prosesi Adat di Dusun Empelu, Pererat Silaturahmi Dua Keluarga