341 Mahasiswa UIN STS Jambi Mulai KKN, Rektor Minta Jadi Teladan di Tengah Masyarakat

Senin, 06 Juli 2026 - 11:26:44 WIB - Dibaca: 55 kali

Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., melepas secara resmi 341 mahasiswa peserta KKN Reguler Tahap I Angkatan ke-53 di Lapangan Rektorat Lama Kampus II UIN STS Jambi, Simpang Sungai Duren, Senin (6/7/2026)
Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., melepas secara resmi 341 mahasiswa peserta KKN Reguler Tahap I Angkatan ke-53 di Lapangan Rektorat Lama Kampus II UIN STS Jambi, Simpang Sungai Duren, Senin (6/7/2026) (Rahim)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi resmi memberangkatkan 341 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tahap I Angkatan ke-53, Senin (6/7/2026). Prosesi pelepasan berlangsung di Lapangan Rektorat Lama Kampus II UIN STS Jambi, Simpang Sungai Duren.

Ratusan mahasiswa tersebut akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat selama satu bulan, mulai 6 Juli hingga 5 Agustus 2026, di 30 desa yang tersebar di Kabupaten Batang Hari dan Kabupaten Muaro Jambi.

Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., mengatakan KKN merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan Tridarma Perguruan Tinggi sekaligus belajar hidup berdampingan dengan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan program KKN bukan hanya diukur dari terlaksananya kegiatan kerja, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa membangun hubungan yang baik dengan masyarakat di lokasi penempatan.

"Mahasiswa harus bisa cepat menyesuaikan diri dengan masyarakat, terutama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan pemuda setempat. Dengan waktu yang singkat ini, diharapkan mahasiswa mampu mengimplementasikan Tridarma Perguruan Tinggi di tengah masyarakat," ujarnya.

Rektor juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga nama baik almamater selama menjalankan pengabdian. Ia menegaskan setiap mahasiswa merupakan duta kampus yang akan dinilai langsung oleh masyarakat melalui sikap, etika, dan perilakunya.

Ia berharap mahasiswa mampu menjadi teladan di lingkungan desa, termasuk berperan aktif dalam kegiatan keagamaan maupun sosial.

"Jangan sampai ada berita jelek yang viral mengenai mahasiswa KKN. Kampus Islam itu harus dijunjung di masyarakat. Tunjukkan kemampuan dan jadilah contoh yang baik dengan menjadi pionir di desa-desa tersebut, seperti menjadi imam, khotbah, azan, memimpin yasinan dan tahlilan," pesannya. (Rhm)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA