JAMBIPRIMA.COM,. TEBO — Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Tebo sekaligus Wakil Ketua Komisi I DPRD Tebo, Karno, A.Md atau akrab disapa Bung Karno, mendorong Pemkab Tebo melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) memperkuat sinergi antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Menurutnya, program ketahanan pangan tidak boleh hanya berhenti pada produksi dan penyaluran anggaran, tetapi harus mampu membuka pasar dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
“Kalau bicara ketahanan pangan, bukan hanya bagaimana desa memproduksi, tetapi juga bagaimana hasil produksinya terserap. Pemerintah harus hadir menghubungkan BUMDes sebagai produsen dengan SPPG sebagai pengguna bahan baku,” tegasnya.
Ia menyebut, BUMDes di Kabupaten Tebo memiliki potensi besar melalui berbagai usaha seperti ayam petelur, sayuran, kambing, ikan dan komoditas pangan lainnya.
Karno mengatakan, potensi tersebut perlu dikonsolidasikan agar produk BUMDes memiliki kepastian pasar. Berdasarkan data terbaru Badan Gizi Nasional (BGN), saat ini terdapat 12 SPPG di Kabupaten Tebo.
“SPPG jangan hanya dilihat sebagai program pemenuhan gizi, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Jangan sampai anggaran berputar di luar daerah, sementara petani, peternak dan BUMDes kita mampu menyediakan bahan baku,” ujarnya.
Ia meminta Dinas PMD lebih aktif memfasilitasi kerja sama BUMDes dengan SPPG, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, standar kualitas, kontinuitas pasokan hingga tata kelola kerja sama.
Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan harus diukur dari dampaknya terhadap masyarakat.
“BUMDes tumbuh, petani dan peternak mendapat pasar, ekonomi desa bergerak, SPPG memperoleh bahan baku lokal, dan masyarakat mendapatkan manfaat gizi. Kalau ekosistem ini berjalan, barulah kita bicara kemandirian pangan,” tegasnya.
Karno menambahkan, Fraksi Gerindra akan terus mendorong agar desa tidak hanya menjadi penerima program, tetapi menjadi produsen sekaligus penggerak ekonomi lokal.
“BUMDes harus naik kelas, SPPG harus terhubung dengan potensi desa, dan ketahanan pangan harus bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (DVD)
ISPU 204 di Jambi Jadi Sinyal Bahaya, Paparan Polusi Udara Perlu Diwaspadai
Fraksi Gerindra Tebo Dorong SPPG Serap Produk BUMDes, Ketahanan Pangan Harus Berdampak ke Desa
PTA MAN 2 Tebo Jadi Wadah Pembentukan Karakter dan Kepemimpinan Siswa
Pemkab Muaro Jambi Bergerak Cepat Hadapi Kabut Asap, Ribuan Masker Dibagikan kepada Warga
HUT Dusun Sungai Banyu ke-IV dan HUT RI ke-81, Warga Perkuat Semangat Kebersamaan
ISPA di Tebo Naik 3.418 Kasus, Warga Diminta Waspada Asap Karhutla
Lomba Rakyat Demokrat Bungo Semarakkan HUT ke-25 Partai Demokrat dan HUT RI ke-81