JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN — Pemerintah Kabupaten Merangin terus mematangkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat.
Pembahasan tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi Perencanaan Teknis Pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Merangin yang digelar secara daring, Jumat (4/9/2026). Rapat dipusatkan di Ruang MPC Bappeda Kabupaten Merangin dan dihadiri Wakil Bupati Merangin A. Khafidh bersama jajaran pejabat teknis terkait.
Dalam rapat tersebut, Pemkab Merangin membahas sejumlah aspek teknis yang berkaitan dengan kesiapan pembangunan Sekolah Rakyat. Pembahasan meliputi pemetaan lokasi, pengalokasian anggaran hingga penyusunan Detail Engineering Design (DED) pembangunan fisik sekolah.
Koordinasi lintas instansi menjadi salah satu perhatian dalam tahapan perencanaan. Langkah tersebut dilakukan untuk menyelaraskan data dan mempercepat komunikasi antara pemerintah daerah dengan pemangku kepentingan di tingkat pusat maupun daerah.
Wakil Bupati Merangin A. Khafidh mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan kesempatan pendidikan yang lebih merata kepada masyarakat.
“Pembangunan Sekolah Rakyat ini bukan sekadar membangun fasilitas fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan anak-anak di Merangin. Kita ingin memastikan tidak ada lagi anak yang terkendala menuntut ilmu hanya karena keterbatasan fasilitas,” ujar Khafidh.
Menurutnya, keberadaan sarana pendidikan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses belajar dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Karena itu, ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait memastikan seluruh tahapan perencanaan dilakukan secara cermat dan terukur agar pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan.
“Saya minta seluruh jajaran teknis bergerak cepat dan presisi. Koordinasi harus terus diperkuat agar perencanaan teknis ini matang secara regulasi dan tepat sasaran saat pelaksanaan konstruksi dimulai nanti,” tegasnya. (Sab)
Dua Excavator Pulau Rayo Dilepas, Isu Aliran Rp150 Juta Dibantah Kapolres
Setelah 37 Tahun Tanpa Listrik, 86 KK di Rantau Palimbang Segera Terang
Warga Lapor Kapolda, LCKI Soroti Dugaan Pembiaran PETI di Lubuk Beringin
Jalan Rusak Mulai Diperbaiki, Harapan Baru Warga Rasau dan Selango untuk Lancarkan Ekonomi
Rumah Tuo Tabir Berlayar di Batanghari, Merangin Pamerkan Identitas Budaya
Ratusan Excavator Diduga Keruk Emas Ilegal di Lubuk Beringin Siau, Warga Desak Kapolda Jambi Turun
Jelang Kompas Kemenag Bungo, MTsN 4 Bungo Mulai Jaring Siswa Berbakat