PKS Jambi Jalin Komunikasi dengan PMKRI, Bahas Isu Kepemudaan dan Politik

Minggu, 13 September 2026 - 11:41:23 WIB - Dibaca: 412 kali

Pengurus Bidang Kepemudaan PKS Jambi bersama jajaran PMKRI Provinsi Jambi saat foto bersama usai silaturahmi, Sabtu (12/9/2026). Foto: Rahim
Pengurus Bidang Kepemudaan PKS Jambi bersama jajaran PMKRI Provinsi Jambi saat foto bersama usai silaturahmi, Sabtu (12/9/2026). Foto: Rahim ()

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Bidang Kepemudaan DPW PKS Jambi bersilaturahmi dengan jajaran pengurus Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Provinsi Jambi. Pertemuan tersebut membahas sejumlah persoalan kepemudaan, dinamika sosial hingga perkembangan politik di Jambi.

Silaturahmi berlangsung di Kopi Kenangan, Sabtu (12/9/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya PKS Jambi membangun komunikasi dengan berbagai organisasi kepemudaan (OKP) di Provinsi Jambi.

Dalam pertemuan tersebut, Bidang Kepemudaan PKS Jambi diwakili Ketua Bidang Kepemudaan Habibullah dan Sekretaris Bidang Azizan. Sementara dari PMKRI Provinsi Jambi hadir Ketua Ivan, Sekretaris Agnes, dan Bendahara Chia.

Diskusi berlangsung dalam suasana santai dan terbuka. Kedua pihak bertukar pandangan mengenai ruang partisipasi anak muda, persoalan sosial, perkembangan politik serta pentingnya membangun komunikasi lintas kelompok.

Ketua Bidang Kepemudaan PKS Jambi, Habibullah, mengatakan komunikasi dengan berbagai OKP diperlukan untuk memperluas pemahaman terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya generasi muda.

"PKS terbuka untuk semua agama dan golongan. Karena itu, kami ingin membangun komunikasi dengan berbagai elemen kepemudaan, termasuk organisasi yang mungkin memiliki perspektif berbeda dengan kami. Perbedaan bukan alasan untuk berhenti berdialog," kata Habibullah.

Menurutnya, organisasi kepemudaan juga memiliki peran penting dalam menyampaikan aspirasi masyarakat, termasuk memberikan kritik terhadap partai politik.

"Kami memandang suara kritis dari OKP bukan sebagai sesuatu yang harus dihindari. Kami percaya, ketika sebuah kritik lahir dari perenungan yang mendalam dan kepedulian terhadap kondisi masyarakat, maka kritik tersebut pada dasarnya adalah masukan yang murni untuk kebaikan semua pihak," ujarnya.

Habibullah menambahkan, PKS membutuhkan pandangan dari luar lingkungan internal partai untuk mengetahui bagaimana masyarakat melihat keberadaan dan kiprah partai tersebut.

"Kami juga ingin mendapatkan potret eksternal tentang bagaimana PKS dipandang. Apa yang sudah baik tentu perlu dipertahankan, sementara hal-hal yang masih menjadi kekurangan harus menjadi bahan evaluasi. Bagi kami, mendengar kritik adalah bagian dari upaya untuk terus berbenah," katanya.

Ketua DPW PKS Jambi Mustaharudin, SE, saat dikonfirmasi pada Minggu (13/9/2026), menilai komunikasi dengan berbagai organisasi kepemudaan penting untuk memperkuat hubungan antara partai politik dan kelompok masyarakat, khususnya generasi muda.

"Kami tentu mendorong Bidang Kepemudaan untuk terus membangun komunikasi dengan berbagai organisasi kepemudaan. Bagi PKS, perbedaan latar belakang bukan menjadi penghalang untuk berdialog. Justru melalui pertemuan seperti ini kita bisa saling memahami dan mendapatkan masukan yang konstruktif," ujar Mustaharudin.

Menurut Mustaharudin, generasi muda memiliki posisi strategis dalam kehidupan sosial dan politik. Karena itu, ruang dialog yang terbuka perlu terus diperluas agar anak muda dapat menyampaikan gagasan maupun kritik terhadap berbagai persoalan di daerah.

"Anak muda harus diberikan ruang untuk menyampaikan gagasan dan pandangannya. Kami juga terbuka terhadap kritik, karena masukan dari luar sangat penting bagi kami untuk melakukan evaluasi dan perbaikan," katanya. (rhm)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA