JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI — Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Jambi menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kepolisian Daerah (Polda) Jambi, Jumat (11/9/2026). Massa mendesak kepolisian mengusut dugaan pelepasan dua unit alat berat jenis excavator yang disebut berkaitan dengan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Merangin.
Dua excavator tersebut sebelumnya disebut diamankan petugas dari lokasi aktivitas PETI di wilayah Kelurahan Dusun Bangko, Tinggi Pulau Rayo, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin.
Koordinator Umum Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Jambi, Ikbal Dinata, meminta Kapolda Jambi turun langsung menangani persoalan tersebut.
Ia mendesak Kapolda memanggil Kapolres Merangin dan Kasatreskrim Polres Merangin untuk memberikan penjelasan terkait status dan keberadaan dua alat berat tersebut.
“Kami meminta kepada Kapolda Jambi untuk turun langsung dalam kasus ini, memanggil Kapolres dan Kasatreskrim Merangin. Jika terbukti terlibat, copot Kapolres dan Kasatreskrim Merangin,” tegas Ikbal dalam aksi tersebut.
Ikbal juga meminta Polda Jambi memastikan tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan dalam proses penindakan terhadap aktivitas PETI di Merangin.
“Jika Pak Kapolda tidak mampu menyelesaikan permasalahan ini, maka angkat kaki dari Jambi,” ujarnya.
Sorotan terhadap dua excavator tersebut mencuat setelah sebelumnya Kapolsek Kota Bangko, Adri Sukam, menyebut alat berat yang diamankan dari lokasi PETI berada dalam pengamanan dan penjagaan Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Merangin.
Namun, massa aksi mempertanyakan keberadaan dua excavator tersebut yang disebut sudah tidak berada di lokasi pengamanan.
Atas kondisi itu, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Jambi meminta Polda Jambi melakukan klarifikasi dan pemeriksaan menyeluruh, termasuk menelusuri proses penangkapan, pengamanan, penjagaan hingga keberadaan dua alat berat tersebut saat ini.
Peserta aksi, Arip Hidayatullah, mengatakan dirinya kecewa apabila dugaan pelepasan dua excavator tersebut benar terjadi.
“Kalau dugaan ini memang benar terjadi, kami sebagai mahasiswa dari Merangin sangat kecewa terhadap institusi Polri. Tugas kepolisian adalah memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Itu adalah amanah yang harus dijalankan,” kata Arip.
Arip juga meminta penegakan hukum terhadap aktivitas PETI dilakukan secara adil dan tidak tebang pilih.
“Jangan sampai hukum itu tajam ke bawah, tumpul ke atas. Jangan heran kalau kemudian masyarakat muncul street justice atau pengadilan jalanan sebagai refleksi dari ketidakpuasan terhadap hukum yang dianggap sangat berpihak,” ujarnya.
Menurutnya, penegakan hukum harus berlaku sama terhadap seluruh pihak tanpa melihat latar belakang maupun kekuatan yang dimiliki.
“Kalau yang kecil salah, hukum cepat-cepat ditegakkan. Tapi kalau yang besar, jangan sampai ada pembiaran,” lanjut Arip.
Dalam aksi tersebut, massa juga mendesak aparat menindak tegas aktivitas PETI sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Mereka menilai persoalan PETI tidak hanya menyangkut aktivitas pertambangan, tetapi juga berkaitan dengan lingkungan, keselamatan masyarakat dan penegakan hukum.
Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Jambi meminta Polda Jambi segera memberikan klarifikasi untuk mengungkap secara terang status serta keberadaan dua excavator tersebut.
Hingga berita ini ditulis, dugaan pelepasan atau hilangnya dua unit excavator tersebut masih merupakan tuntutan dan pernyataan massa aksi. Konfirmasi dari Polda Jambi, Polres Merangin maupun pihak terkait lainnya diperlukan untuk memastikan fakta dan kronologi sebenarnya. (DVD)
Laksanakan Tugas MPR RI, Cek Endra Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Ponpes Al Kautsar
Dua ASN DLH-Hub Tebo Terancam PTDH, Satu Masih Berpeluang Kembali
Bupati Muaro Jambi Hadiri Pelantikan 736 Perwira Transportasi Darat di Bekasi
Demonstrasi di Polda Jambi, Mahasiswa Desak Dua Excavator Bobi-Loho Ditangkap Kembali
Jurnalis Bungopost.com Irwansyah Raih Nilai Tertinggi UKW Muda PWI Jambi
Ivan Wirata Dorong Pencegahan Karhutla Jambi Diperkuat, Tata Air Gambut Jadi Sorotan
Ketua DPRD Tebo Dorong Polisi Usut Tuntas Karhutla di Area PT TAL