JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Pemerintah Kota Jambi mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam berbagai komoditas pangan, mulai dari cabai hingga sayuran. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga di tengah semakin terbatasnya lahan pertanian di kawasan perkotaan.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Jambi, Amiruddin, mengatakan pekarangan rumah memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi lahan produktif.
Menurutnya, masyarakat dapat menanam berbagai jenis sayuran, cabai hingga tanaman buah yang mudah dibudidayakan sesuai kondisi dan luas lahan.
“Pemanfaatan lahan pekarangan menjadi salah satu strategi untuk mengoptimalkan potensi pertanian di tengah keterbatasan lahan akibat perkembangan kawasan perkotaan,” ujarnya, Selasa (3/11/2026).
Berdasarkan data DPKP Kota Jambi, kegiatan pertanian berbasis pemanfaatan pekarangan saat ini melibatkan 139 kelompok tani dan 160 Kelompok Wanita Tani (KWT).
Selain itu, Pemkot Jambi juga mengembangkan program urban farming melalui Kampung Inflasi yang tersebar di 50 rukun tetangga (RT). Dalam program tersebut, sejumlah warga mendapatkan bantuan bibit cabai untuk ditanam di pekarangan rumah.
Program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian masyarakat dalam memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarga sekaligus mengoptimalkan lahan yang tersedia di lingkungan tempat tinggal.
Amiruddin menjelaskan, pengembangan tanaman pangan dan hortikultura juga memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan bahan pangan serta meningkatkan pendapatan petani.
Untuk tanaman pangan, komoditas yang menjadi perhatian meliputi padi dan jagung dengan mempertimbangkan potensi lahan serta kondisi agroekologi setempat.
Sementara untuk hortikultura, masyarakat dapat mengembangkan cabai merah, cabai rawit, bawang merah, kangkung, bayam, sawi dan berbagai jenis sayuran daun.
Tanaman buah seperti pisang, pepaya, jambu air hingga alpukat juga bisa menjadi pilihan. Bahkan, bagi masyarakat yang memiliki lahan terbatas, penanaman tetap dapat dilakukan menggunakan pot atau wadah tanam lainnya.
Meski demikian, pengembangan pertanian di Kota Jambi masih menghadapi sejumlah tantangan. Mulai dari alih fungsi lahan, perubahan cuaca dan musim, keterbatasan sumber air saat kemarau hingga serangan organisme pengganggu tumbuhan.
Untuk mengatasinya, DPKP Kota Jambi terus mendorong optimalisasi lahan produktif, pemanfaatan lahan tidur, penerapan teknologi budi daya yang tepat serta peningkatan kapasitas petani melalui pendampingan dan pembinaan.
Melalui upaya tersebut, pekarangan rumah diharapkan tidak hanya menjadi ruang kosong, tetapi juga bisa menghasilkan pangan yang bermanfaat bagi kebutuhan keluarga sekaligus mendukung ketahanan pangan Kota Jambi. (DVD)
67 Titik Kampung Nelayan Merah Putih Disiapkan di Jambi, 7 Kabupaten Masuk Pemetaan
Punya Pekarangan Kosong? Pemkot Jambi Ajak Warga Tanam Cabai dan Sayuran
SAH Tegaskan Gerindra Jambi Siap Perkuat Konsolidasi, Targetkan Kemenangan Pemilu 2029
Saiful Roswandi Resmi Dilantik sebagai Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jambi
Siaga Darurat Karhutla Tebo Diperpanjang hingga Akhir November, 517,72 Hektare Lahan Terbakar