PT WKS Sebut Lahan yang Diduduki SMB Milik Koperasi RKP

Minggu, 29 April 2018 - 22:23:36 WIB - Dibaca: 4920 kali

(ist/Jambione.com)

Jambione.com, Aksi pendudukan lahan yang dilakukan kelompok Serikat Mandiri Batanghari (SMB) di Distrik IV Desa Belati Jaya, Kecamatan Mersam Batanghari membuat PT Wira Karya Sakti (WKS) kalang kabut. Sebab, lahan yang ‘’dikuasai’’ SMB tersebut sudah siap panen. Namun, lantaran kejadian ini, panen pun terpaksa ditunda.

Humas PT WKS, Taufik mengatakan, sebenarnya lokasi lahan yang diklaim SMB itu bukan milik PT. WKS. Tapi, lokasi tersebut masuk dalam lahan yang dikelola oleh Koperasi Rimbo Karimah Permai (KRP). " Memang saat ini lokasi yang diklaim SMB adalah lokasi PT WKS. Kemudian kita coba monitor dan lihat perkembangan, terus sekitar 200-300 orang datang dan menduduki areal," ungkap Taufik, Sabtu (28/04). 

" Setelah kita cek dan verifikasi, ternyata areal itu ada kepemilikan lain. Bukan milik PT WKS. Kenapa disitu ada tanaman Akasia, karena kita bermitra dengan pemilik lahan tersebut," jelasnya. 

Mengetahui hal itu, Taufik kemudian memanggil pengurus Koperasi Rimbo Karimah Permai. Karena secara perizinan, secara areal itu adalah kawasan hutan. Secara perizinan diberikan oleh Kementerian Kehutanan adalah Hutan Tanaman Rakyat (HTR) yang tergabung dalam Lima Koperasi.

" Dan kebetulan hari ini, Ketua Koperasi semua hadir di sini termasuk pendamping dari Aliansi Masyarakat Peduli Hutan dan Lahan (AMPHAL). AMPHAL ini merupakan LSM yang mendorong menjadi HTR," bebernya. 

Dijelaskan Taufik, pihak WKS melakukan pengecekan menggunakan drone. Selanjutnya dilakukan pemetaan. Ternyata masuk dalam wilayah izin HTR Koperasi Rimbo Karimah Permai yang di Ketuai Muhammad Yusuf Gofar. 

" Karena dari lokasi koperasi ke areal WKS total 3.100 ha. Oleh karena itu, kalau itu wilayah koperasi, maka yang lebih relefan memberikan klarifikasi saya fikir adalah temen-temen dari koperasi," katanya. 

Kalau terkait dengan kapasitas WKS disitu, sambung Taufik, karena itu tanaman WKS. Maka itu menjadi aset WKS dan Koperasi. Karena antara PT WKS dan lima koperasi sudah bermitra.  " Kebetulan bulan ini kita panen. Tiba-tiba ada persoalan ini, terpaksa dimundurkan dulu. Seharusnya sudah panen dan hasil panen bisa dimanfaatkan untuk teman-teman koperasi," pungkasnya.  

Dibagian lain juga beredar kabar bahwa secara formal (perizinan) memang lahan yang diduduki SMB tersebut dikelola oleh koperasi KRP. Namun, dalam pelaksanaan semua diatur oleh ‘’orang dalam’’ PT WKS. ‘’ Intinya Koperasi itu hanya untuk tameng agar PT WKS terlihat bersih. Padahal, semuanya diatur oleh PT WKS,’’ kata sumber Jambi One.

Ketika informasi ini dikonfirmasi, Taufik membantahnya. ‘’ Tidak ada permainan. Memang lahan itu dikelola oleh koperasi. Kita hanya bermitra dengan koperasi tersebut,’’ kata Taufik tadi malam. (isw)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA