Muarabulian-Sekelompok pemuda Desa Hajran, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari, Jumat (04/05/2018) menggelar aksi blokir jalan PT Universal Support.
Aksi ini berawal karena massa menilai pihak perusahaan sama sekali tidak pernah mengadakan sosialisasi ke warga Desa Hajran dan langsung beroperasi begitu saja. "Ngak ada ngomong apa-apa sama warga, tiba-tiba mereka langsung beroperasi dengan membuka jalan utama," ungkap Rais, salah satu pemuda Desa Hajran kepada Jambi One.
Rais memaparkan, aksi blokir jalan berlangsung sekira pukul 08.00 WIB. Dengan jumlah massa sebanyak 35. "Perusahaan juga tidak ada minta izin dengan masyarakat atupun LPHD mengambil tanah untuk menimbun jalan. Jangankan masyarakat, Kepala Desa pun tidak tahu," ujarnya.
Pemuda Desa Hajran juga menuntut soal pekerjaan. Pasalnya, hingga saat ini baru empat orang masyarakat Desa Hajran yang bekerja di lokasi tambang batu bara tersebut, sisanya semua pekerja dari luar. "Aksi akan terus kami lakukan hingga ada diskusi dengan pihak perusahaan," beber Rais.
Diketahui, aksi blokir jalan dan penghentian aktivitas perusahan ini dipimpin langsung oleh Ketua Karang Taruna Muda Mandiri Desa Hajran, Jalaludin.(***)
Fantastis! Anggaran Swakelola Rp10 Miliar, Jalan Tabir Cuma Kebagian Rp50 Juta
Resmi Dibahas! DPRD Tebo Gelar Paripurna Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Komisi III DPRD Tebo Temui Edi Purwanto, Jalan Padang Lamo Rp70 Miliar Dikawal
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Pemprov Jambi Perkuat Sektor Riil
Sengketa Pilkades Teluk Rendah Ulu Memanas, Tim Cakades 01 Surati DPRD dan Bupati
Komisi III DPRD Tebo Jemput Bola ke Kementerian PU, Perjuangkan Perbaikan 513 Km Jalan Rusak
Diduga Lakukan Pungli, Kadishub Sungaipenuh Dilaporkan ke Kejari