Razan Al- Najar Perawat Palestina yang ditembak Israel saat Bantu Korban Luka

Minggu, 03 Juni 2018 - 13:26:11 WIB - Dibaca: 2825 kali

Petugas medis bernama Razan Al- Najar
Petugas medis bernama Razan Al- Najar (IST/Jambione.com)

JERUSALEM - Militer Israel menyatakan pihaknya akan menyelidiki penembakan yang dilakukan tentara Israel terhadap seorang perempuan perawat Palestina dalam aksi protes pada Jumat (1/6).

Pemakaman jenazah petugas medis bernama Razan Al- Najar (21) itu dilaksanakan pada Sabtu (2/6) kemarin dan dihadiri oleh ribuan pelayat. "Kami akan membalas kematian martir Razan dengan segenap jiwa dan raga," teriak para pelayat.

Menurut pejabat kesehatan dan saksi mata, dia ditembak mati oleh tentara Israel ketika sedang berusaha membantu seorang demonstran yang terluka di Khan Younis, Jalur Gaza.

Pihak militer Israel menjelaskan, kelompok militan Palestina menyerang pasukannya di sepanjang perbatasan dengan senjata api dan granat.

Dalam pernyataan tertulis yang disampaikan Sabtu (2/6), militer menegaskan pihaknya akan menyelidiki kasus kematian Al-Najar.

Sementara itu, dalam insiden lain di Tepi Barat, pasukan Israel juga menembak mati seorang warga Palestina yang mencoba menabrakkan mobilnya ke arah mereka, Sabtu (2/6).

"Seorang teroris mencoba menabrak pasukan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) yang berada di lokasi dengan kendaraannya. Sebagai respons, pasukan menembak ke arah teroris tersebut. Tak ada tentara IDF yang terluka," bunyi penyataan militer Israel.

Kementerian Kesehatan Palestina mengkonfirmasi pria tersebut tewas dalam insiden di Tepi Barat. Namun kementerian tidak memberikan detail lebih jauh mengenai insiden tersebut. Identitas pria Palestina itu juga tidak disebutkan.(***)

Sumber: Suara Merdeka


Tags:


BERITA BERIKUTNYA