Ini dia kisah "Mister Cakil" Hacker Cilik yang jebol Situs Bawaslu

Kamis, 05 Juli 2018 - 08:20:16 WIB - Dibaca: 3531 kali

DS, remaja berusia 18 tahun yang berhasil meretas website Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
DS, remaja berusia 18 tahun yang berhasil meretas website Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). (ist/Jambione.com)

Jambi - 'Mister Cakil' merupakan nama samaran dari DS, remaja berusia 18 tahun yang berhasil meretas website Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Dari keterangan keluarga, DS belajar mengenal peretasan dari game online.

“Dulu kalau main ke warnet dia main game online, iseng-iseng mencoba ngecheat. Ya, namanya anak-anak,” kata Fajri (18), sepupu dari DS, ketika ditemui di kediamannya, Desa Cibuntu, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (4/7).


Cheating merupakan mencari cara curang agar bisa menang. Cheating di game online biasanya membutuhkan keahlihan untuk memanipulasi sesuatu yang ada di dalam game. Menurut Fajri, hal ini bisa menjadi pangkal dari kemampuan sepupunya meningkatkan level peretasan.


“Mungkin dari situ dia bisa akhirnya ngehack. Tapi menurut saya pasti ada yang ngajarin lebih jauh lagi,” kata Fajri.
Kakak Dendi Syaiman, Isman (25)

Tak Tamat SMP, Peretas Situs Bawaslu Bantu Pamannya Berjualan Bubur
'Mister Cakil' Peretas Situs Bawaslu Tak Tamat SMP
Peretas Situs Bawaslu Berusia 18 Tahun, Tak Punya Motif Politik
Tapi, hingga saat ini keluarga masih berharap, penangkapan DS akan menimbulkan hal yang positif bagi keluarganya.

Karena, DS sempat bercerita kepada kakaknya, di Bareskrim ia diberikan beberapa persoalan berkaitan dengan website dan situs Internet.


“Ya, harapanya ya, supaya berguna gitu membantu pemerintahan. Mungkin bisa melawan hacker lain yang juga mau bobol. Ya, semoga bisa bantu keluargalah harapanya,” pungkas Isman.(***)

Sumber: Kumparan


Tags:


BERITA BERIKUTNYA