Jambi Darurat Narkoba, China Pemasok Utama

Senin, 09 Juli 2018 - 12:44:45 WIB - Dibaca: 2397 kali

(ist/jambione.com)

Jambi - Kabid P2M Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi, AKBP Abdul Rozak mengatakan Jambi darurat peredaran narkoba tertinggi ke empat se Indonesia, dengan negara pemasok terbesar daru China.

"Jambi darurat Narkoba dengan penggunaan mencapai 53177 serta angka prevalensi 2.2 yang menjadikan posisi Jambi peringkat ke Empat. Peringkat pertama tetap Jakarta, Sumatra Utara, Kalimantan Timur dan Jambi terakhir," kata Kabid P2M BNNP Jambi, Abdul Rozak, Minggu (8/7/2018). 

Ditegaskannya, kenaikan posisi peredaran narkoba secara nasional dan membuat Jambi pada posisi ke empat tersebut merupakan sebuah prestasi buruk bagi Jambi dalam masalah narkoba.

"Sebelumnya Jambi pada posisi ke 20 namun melonjak naik ke posisi 4," tegasnya.

Rozak menyebutkan, peredaran narkoba yang ada di Indonesia khususnya Jambi berasal dari negara Cina, dengan sabu menjadi peredaran pertama. Selanjutnya, selain China, peredaran narkoba berasal dari Aceh, Taiwan dan Malaysia juga menjadi penyumbang peredaran narkotika.

"Jaringan Aceh, Malaysia, Taiwan. Dengan didominasi oleh China sebagai pemasok utama," sebutnya. 

Sabu saat ini menjadi jenis narkotika peringkat pertama dengan peredaran terbesar di Indonesia. Khususnya Jambi, peredaran Sabu tetap menduduki posisi pertama

"Sabu peringkat pertama, Ganja, dan Ekstasi menjadi peringkat selanjutnya. Hasil itu berdasarkan data penelitian sepanjang tahun 2017," ungkapannya.

Oleh sebab itu, pada peringatan hari Anti narkotika dirinya menghimbau masyarakat untuk turut serta memerangi dan membantu pihak terkait untuk melakukan pemberantasan dan pencegahan narkotika. (***)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA