JAMBI- Dalam penilaian Kampung Bantar 2018, RT 056, Kelurahan Eka Jaya Paal Merah Kota Jambi memiliki konsep andalan. Dimana di dalam lingkungannya terdapat Taman Ramah Anak dan Manula.
Taman tersebut dibuat agar anak-anak betah bermain sekaligus belajar beredukasi. Adapun Sarana yang tersedia yakni mainan anak-anak, saung tempat pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga RT 056, tempat selfie serta tempat refleksi bagi para lansia.
"Jadi warga bisa bermain bersinteraksi dan bisa lebih sehat," kata Ketua RT 056, Kelurahan Ekajaya, Tri Hindro Winarso, Kamis, (2/8).
Selain itu, Ia berencana taman ini akan dikoneksikan dengan Masjid Ramah Anak. Kebetulan tidak jauh dari taman tersebut ada Masjid Baitul Ma'mur yang terletak di RT 056 juga.
Hendro mengatakan tujuannya, agar dari awal anak sudah dikenalkan dengan Masjid, mulai dari waktu untuk solat berjamaah, belajar mengaji, bergabung dengan Kompangan Masjid, dan bertilawah.
"Ada latihan beladiri taekwondo yang dilatih oleh warga secara sukarela, bagi anak-anak warga Villa Sentosa, khususnya warga RT 056 KECE," katanya.
Selain dua buah konsep yang jadi Andalan, terdapat Juga saung Kece, Pos Kampling Bacaan (poskampling + taman Baca), taman toga, lapangan All In One, bank sampah, koperasi Jasa dan Kebun Organik.
"InsyaAllah ini berkelanjutan, bukan hanya sampai penilaian Kampung Bantar. Mudah-mudahan bisa berkesinambungan dan Alhamdulilah semua warga (Squat Kampung Kece 056) semangat dan berkontribusi serta kompak untuk perubahan," katanya.
Selain itu, kata Hendro untuk rencana jangka Panjang, pihaknya akan mengkoneksikan antara Koperasi bank sampah dan ekonomi kreatif. Nantinya warga nabung ke bank sampah dalam bentuk Sampah.
"Untuk nominal uang nya bisa dikonversikan langsung dengan sembako atau barang yg lain yg tersedia di Koperasi KECE RT 056," tambahnya.
Selain itu pemasaran ekonomi kreatif hasil UMKM akan dipasarkan melalui Koperasi Jasa RT 056. Jadi diharapkan dapat mendongkrak pendapatan warga, sehingga kesejahteraan warga bisa bertambah. (ali)