Senin Malam, Jemaah Haji Bermalam di Muzdalifah, Selasa Pagi ini Mulai Menuju Mina

Selasa, 21 Agustus 2018 - 09:10:58 WIB - Dibaca: 2080 kali

Jemaah Saat Menuju Muzdalifah
Jemaah Saat Menuju Muzdalifah (Doc Kanwil Kemenag Prov. Jambi)

Jambi –Senin malam (20/8/2018), Jemaah Haji mulai meninggalkan Padang Arafah untuk bermalam di Muzdalifah. Di Muzdalifah jemaah haji melaksanakan shalat Maghrib dan Isya secara digabungkan dan disingkat (jamak-qashar) dan bermalam di sana hingga waktu fajar. Di Muzdalifah, jamaah haji mengumpulkan batu kerikil yang akan digunakan untuk melempar jumrah.

Ketua Kloter 26, Thoif, melaporkan bahwa Jemaah haji sejak Senin sore waktu arab Saudi mulai bergerak menuju Muzdalifah untuk bermalam hingga Subuh, Thoif juga menjelaskan bermalam di Muzdalifah hukumnya wajib bagi Jemaah haji, apabila meningkatkan maka diwajibkan membayar dam.

“Mulai sore ini Jemaah haji mulai meninggalkan Arafah untuk menuju Muzdalifah dan Mina, di Muzdalifah Jemaah hanya lewat saja untuk bermalam sampai Subuh hari, paginya baru bergerak menuju Mina, walaupun hanya lewat bermalam di Muzdalifah itu hukumnya wajib barang siapa yang meninggalkan maka diwajibkan membayar dam,” jelas Thoif saat dihubungi Jambi One via seluler, Senin Malam (20/8/2018).

Setelah bermalam di Muzdalifah Selasa (20/8/2018), Jemaah akan bergerak menuju Mina. Di sini ada tiga tempat atau lokasi untuk melempar jumrah, yaitu Jumrah Aqabah, Jumrah Wusta dan Jumrah Ula. Di Mina jemaah haji wajib melaksanakan mabit (bermalam) yaitu malam tanggal 11,12 Dzulhijah bagi jemaah haji yang melaksanakan Nafar Awal atau malam tanggal 11,12,13 Dzulhijah bagi jamaah yang melaksanakan Nafar Tsani.

Mina juga merupakan tempat atau lokasi penyembelihan kurban. Di Mina ada mesjid Khaif, merupakan Masjid di mana Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan shalat dan khutbah ketika berada di Mina saat melaksanakan ibadah haji.(***)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA