Penanganan Sampah di Penyengat Rendah

Pemerintah Terkesan Lamban

Minggu, 30 September 2018 - 21:27:29 WIB - Dibaca: 2513 kali

(Raden Samsir/Jambione.com)

JAMBI - Raihan adipura yang diterima Kota Jambi 2017 lalu tentang tata kelola kebersihan agaknya masih dipertanyakan warga. Pasalnya, di salah satu kawasan Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, tepatnya pada ruas Jalan Lintas Timur Sumatera (Jalintimsum), 500 meter sebelah kanan dari arah Jembatan Aur Duri 1 menuju ke Simpang Mendalo, Muarojambi, tampak tumpukan sampah sampai ke bahu jalan di titik itu tidak kurang sepanjang 15 meter.

Helmi, salah seorang warga setempat yang sering lalu lalang di sana dimintai keterangan saat melintas di lokasi menyebutkan, jika keberadaan tempat pembuangan sampah dadakan tersebut sudah berlangsung lama. "Ado la duo sampai tigo tahun rasony sudah macam iko," katanya. Pantauan di lapangan, dengan kondisi ini, sudah dipastikan mengganggu para pengguna jalan yang melintas di sana. "Kalau kito lewat akan tercium bau busuk tak sedap. Apolagi pas pagi hari," kata Helmi lagi.

Nurbasnelly, Lurah Penyengat Rendah, dalam kolom komentarnya di akun Fb-nya menyampaikan, pemerintah sebenarnya tidak serta merta tutup mata dalam persoalan itu. Ia mengaku, sudah sejak lama telah menyampaikan kepada ketua RT setempat agar bisa menyiapkan tanah untuk dibangun Tempat Pembuangan Sampah (TPS) resmi dibangun permanen. "Tapi sampai saat belum juga ada tindak lanjutnya, ujarnya.

Menurutnya, warga yang buang sampah memang dengan sengaja mendatangi lokasi itu biasanya pada malam hari. "Bukan warga setempat. Dari Muarojambi, yang banyak berjejer perumahan di Jalintim. Kalau warga Perumnas Aurduri, mereka buang sampah di TPS di Pasar Aurduri," ulasnya. Warga net lainnya berkomentar dia berharap agar pemerintah segera peduli dengan keadaan di atas agar cepat teratasi. (wil)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA