Muara Bulian - Puluhan Suku Anak Dalam (SAD) Sungai Terap, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari, Jambi, mulai terjangkit penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
"Jumlah SAD yang terjangkit ISPA sekitar 30 orang dari total 90-an SAD yang dilayani saat itu," kata Kepala Dinas Kesehatan Batanghari dr. Hj. Elfie Yennie, MARS, dihubungi Jambionecom, Jumat (9/11).
Kasus ISPA terhadap puluhan SAD Sungai Terap telah ditangani serius Dinas Kesehatan Batanghari melalui Puskesmas Durian Luncuk.
"Baksos dan pelayanan kesehatan ke SAD Sungai Terap tanggal 7 November 2018, tim langsung mendatangi pemukiman SAD," tutur Elfie.
Selain menyerang SAD dewasa, kata Elfie, ISPA juga dialami anak-anak. Penyebab ISPA terjadi bisa dari penularan melalui udara dan percikan air ludah. Karena pola hidup yang tidak higienis.
"ISPA itu penyakit kebanyakan, juga musiman. Penyakit ini datang disebabkan oleh virus, bakteri atau alergi," terangnya.
ISPA juga bisa muncul akibat Bisa polutan dari udara seperti debu, asap dan bahan kimia. Penyakit ini hampir selalu ada, bahkan ISPA menjadi 10 penyakit terbanyak di semua wilayah.
"SAD yang berobat telah menderita ISPA dalam beberapa hari terakhir," tegasnya.
Penyakit ISPA yang menyerang SAD belum masuk dalam kategori Kejadian Luar Biasa (KLB). Status KLB muncul apbila terjadi lonjakan jumlah kasus yang luar biasa atau ada yang meninggal dunia.
"Status KLB dinyatakan secara resmi oleh Kepala Dinas," sebutnya. (fai)