JAMBI - Ketua KONI Kabupaten Batanghari, H. Arzanil menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Suhaimi Hamid (59) Atlet Tenis Meja Batanghari usai berlaga menghadapi Atlet Bungo, Senin (19/11).
"Saya sekeluarga dan segenap pengurus KONI Kabupaten Batanghari turut berduka cita. Semoga amal ibadah almarhum Suhaimi Hamid mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT," kata Arzanil kepada jambione.com dihubungi melalui sambungan telepon.
Rasa duka mendalam juga disampaikan Sekjen KONI Kabupaten Batanghari, Andi Megawanto. Ia langsung mendatangi Sekretariat Kontingen Batanghari usai menerima kabar kematian Suhaimi Hamid.
"Saya dan rombongan Kontingen Kabupaten Batanghari dan Tim Medis mau berangkat melayat ke rumah duka," tuturnya.
Koordinator Tim Medis Kontingen Batanghari, dr. Taqwin kepada jambione.com mengatakan, dugaan Suhaimi Hamid meninggal dunia karena serangan jantung.
"Dugaan sementara keterangan dari dokter di UGD yang mengeluarkan surat keterangan kematian sepertinya serangan jantung," ungkap dr. Taqwin didampingi Sekjen KONI Batanghari, Andi Megawanto, Senin (19/11) malam.
Saat tiba di RS Annisa kondisi Suhaimi Hamid sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Sesuai dengan protap saat menerima pasien sudah tidak ada nadi.
"Selanjutnya dilakukan bantuan hidup (RJP) Resusitasi Jantung Paru sebanyak lima kali selama dua menit," terangnya. (fai)