JAMBI- Akibat mobil pengangkut alat berat yang kecelakaan di km 41, anak-anak sekolah kesulitan untuk berangkat sekolah. Sebab, jalan ini merupakan akses satu-satunya.
Dikatakan Maruli, bahwa seharusnya hal ini bisa dievaluasi oleh pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan. "Ini mobil muatan berat. Tidak layak untuk di operasikan di jalan. Apalagi ini dekat dengan jembatan timbang, sungguh tidak layak, pejabatnya jangan tidur," katanya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Rustam. Ia menilai jembatan timbang tersebut seharusnya tidak meloloskan mobil tersebut untuk jalan. "Ini muatan besar dan melebihi tonase, ini teledor," katanya. (Ali)