Warga Desa Rambutan Masam Keracunan Massal

Jumat, 14 Desember 2018 - 19:57:01 WIB - Dibaca: 2283 kali

(Ardian Faisal/Jambione.com)

Muara Bulian - Keracunan makanan secara massal menimpa kelompok pengajian ibu-ibu RT 02 Desa Rambut Masam, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari.

Pemicu musibah nahas ini diduga berasal dari makanan yang di santap usai pengajian. Selain menimpa ibu-ibu pengajian, korban keracunan makanan juga menyerang anak-anak dan suami peserta pengajian. 

Kepala Puskesmas Muara Tembesi, Syafrudin di konfirmasi jambionecom membenarkan musibah keracunan massal menimpa warga Desa Rambutan Masam. 

Ia menjelaskan sebagian besar korban tengah menjalani perawatan intensif di Puskesmas. Korban keracunan tiba di Puskesmas usai salat Jumat. 

"Iya benar, ada warga Desa Rambutan Masam keracunan makanan setelah selesai yasinan. Informasinya makanan jenis gado-gado," ujar Syafrudin, Jumat (14/12).

Korban yang masuk dan di rawat ke Puskesmas Muara Tembesi berjumlah 14 orang. 13 orang dewasa dan 1 orang anak-anak. Sebagian korban lain terpaksa di rujuk ke RSUD HAMBA Muara Bulian. 

"Ada juga korban yang di rujuk ke rumah sakit menggunakan ambulan dan mobil pribadi. Pihak dari Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari juga sudah turun ke lapangan," terangnya. 

Kapolsek Muara Tembesi Iptu Orivan Irnanda juga membenarkan adanya korban keracunan massal. Orivan belum bisa memastikan jumlah pasti korban keracunan. 

"Jumlah keseluruhan korban belum pasti, karena anggota intel masih di lapangan. Informasi 14 orang di Puskesmas Tembesi dan sisanya di RSUD HAMBA," kata Orivan. 

Salah satu dokter yang berada di ruang IGD bernama dr. Dinaili kepada sejumlah wartawan mengatakan, kehadiran warga Desa Rambutan Masam kemungkinan besar keracunan.

"Tapi kan belum ada pemeriksaan yang pasti, kemungkinan besar dari amnanesta karena yasinan semalam, mereka memakan salah satu makanan, tapi kami tidak tahu makanannya apa," tuturnya.

"Yang jelas yang ada disini saat ini karena memakan sesatu dari yasinan semalam," imbuhnya. 

Gejala yang dialami pasien secara keseluruhan mual dan pusing. Ada juga pasien muntah-muntah bahkan mencret hingga lemas. Perasaan itu mereka alami pada pagi hari. 

"Tidak ada yang sampai dehidrasi berat. Rata-rata usia dewasa sampai lansia ada. Jumlah lebih kurang 30 sampai 40 mungkin, karena gak menghitung," tutupnya. (fai) 



Tags:


BERITA BERIKUTNYA