Tindaklanjuti Temuan BPK

Maulana Minta OPD Kooperatif

Kamis, 31 Januari 2019 - 13:35:50 WIB - Dibaca: 1764 kali

(Ali Ahmadi/Jambione.com)

JAMBI- Audit Pendahuluan BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota  Jambi Tahun Anggaran 2018. BPK RI menggelar pertemuan dengan jajaran Pemkot Jambi, Kamis (31/1). Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah kota Jambi. 

Disampaikan Wakil Walikota Jambi Maulana  bahwa berdasarkan Pasal 298 Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Disebutkan bahwa Kepala Daerah menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD kepada DPRD paling lambat enam bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Sehingga untuk memenuhi pasal tersebut, syarat yang harus dipenuhi oleh Pemerintah Daerah yaitu laporan kinerja telah diperiksa/diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

"Sebagai langkah percepatan maka dilaksanakan Pemeriksaan Pendahuluan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Jambi Semester I Tahun Anggaran 2018," kata Maulana saat Pertemuan. 

Melalui pertemuan ini dirinya menekankan agar  seluruh Kepala OPD uselalu kooperatif dalam mengumpulkan bahan pada proses audit dari Tim BPK. Sehingga pelaksanaan pemeriksaan pendahuluan ini dapat berjalan lancar sesuai dengan harapan kita bersama. 

Selanjutnya kepada tim pemeriksa, Maulana menyampaikan permohonan apabila selama dalam proses audit, mulai entry meeting, exit meeting sampai dengan penyerahan hasil audit terdapat tanggapan yang  tidak berkenan. 

"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, apabila selama proses pemeriksaan banyak yang tidak berkenan," katanya.

Menurutnya pemeriksaan ini diberikan waktu enam bulan. Maulana juga meminta kepada kepala OPD agar menyerahkan apa saja data yang diminta oleh  BPK.

"Supaya pemeriksaan berjalan baik dan lancar," ujarnya.

 

Dirinya berharap agar saat April mendatang, hasil dari pemeriksaan BPK yakni kota Jambi  dapat meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP). Bahkan pemeriksaan tahun ini juga sudah menggunakan sistem internet.

"Kita juga sudah siapkan untuk penggunaan akses internet yang lancar," katanya. (ali/adv)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA