Dorong IKM Masuk Industri Besar

Kamis, 14 Februari 2019 - 12:34:54 WIB - Dibaca: 1722 kali

Ketua Komisi II DPRD Kota Jambi, Sutiono.
Ketua Komisi II DPRD Kota Jambi, Sutiono. (ist/Jambione.com)

JAMBI- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi membeberkan pentingnya ‎ pemetaan IKM di Kota Jambi, agar potensi industri bisa dihitung secara jelas. Potensi industri di Kota Jambi sangat besar meskipun masih berskala IKM. Sehingga perlu didorong agar bisa masuk ke jaringan industri besar, baik berskala lokal, regional, nasional atau bahkan internasional.

"Perlu kerjasama semua pihak untuk mewujudkan keterlibatan IKM dalam jaringan industri," ungkap Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Jambi, Sutiono.

Selebihnya, Sutiono juga kembali mengutarakan peran pemerintah dalam rangka memberikan fasilitas pengembangan bagi para pelaku industri. Yakni, perlu adanya sarana dan prasarana untuk merangsang industri bisa tumbuh dan berkembang secara pesat.

"Perlu adanya promosi dan pembinaan yang baik, supaya juga bisa masuk ke supermarket, minimarket atau swalayan," katanya.

Sementara itu, Kabid Perindustrian Disperindag Kota Jambi, Rita Erlina mengatakan bahwa jumlah IKM di Kota Jambi ada sebanyak 3.011. Jumlah itu terdiri dari beberapa cabang industri diantaranya adalah  industri tekstil, kerajinan, makanan, minuman, perbengkelan, dan lainnya. 

"Untuk khusus makanan yang sudah merambah ke swalayan itu ada sebanyak 150 IKM. Ada juga yang sudah merambah ke derah tetangga seperti Pekanbaru dan Palembang," katanya.

Dia juga menyebutkan beberapa kendala yang dialami oleh para pelaku IKM, diantaranya adalah  keterbatasan bahan baku dan juga permodalan.

"Saya contohkan misalnya pada saat memasuki bulan Ramadhan tentu permintaan  meningkat. Itu bisa di angka 20-30 persen meningkatnya. Itu biasanya  bahan bakunya terbatas dan harganya juga naik. Sehingga yang modalnya kecil tentu terhambat," pungkasnya. (ali/adv)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA