JAMBIONE.COM, JAMBI -Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Jambi di Jl Kapt Pattimura Jumat (29/032019) gempar. Beberapa kali letusan terdengar sekitar pukul 23.00 WIB. Petugas dari Subdit II Ditrektorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba), Shabara dan Bid Dokes Polda Jambi, menggerebek RPH twrsebut karena ada dugaan oegawai di RPH itu menggunakan narkoba.
Tembakan ke udara terpaksa dilepaskan tim gabungan karena sejumlah pekerja di RPH itu. Bukan hanya aksi kejar kejaran pun terjadi karena para pekerja berhamburan melarikan diri.
Petugas pun kehilangan jejak. Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Jambi, Kompol Harifinal mengatakan penggerebekan tersebut dilakukan lantaran adanya laporan dari pimpinan RPH. Diduga terdapat karyawan pemotongan hewan menggunakan narkotika.
"Kita tiba di lokasi pegawai sempat berhamburan, namun dua orang yang melarikan diri dan kita sudah melakukan pengejaran," katanya, Sabtu (30/3/2019).
Pihaknya, telah melakukan tes urine terhadap semua pegawai pemotongan hewan alhasil tidak ditemukan yang positif alias negatif. "Negatif semua hasil urinenya," ucapnya.
Kepala Rumah Pemotongan Hewan, Fianti Fauzan mengatakan dirinya yang mengundang tim Ditresnarkoba Polda Jambi ke pemotongan. Pasalnya dirinya mencurigai adanya dugaan karyawan yang menggunakan narkotika. "Untuk memastikan karyawan terbebas dari narkoba. Tetapi sangat disayangkan ada yang melarikan diri dua orang," sebutnya.
Fianti menegaskan pihaknya akan memanggil kedua karyawan yang kabur tersebut. Dan melakukan tes urine. Jika nanti terbukti menggunakan narkotika pihaknya akan mengambil tinakan tegas.
"2 orang karyawan yang melarikan diri itu besok akan saya panggil, jika benar mereka positif menggunakan narkoba maka akan saya pecat" tandasnya. (isw)