Belasan Tahun Jalan Akses 4 Desa Di Kerinci Rusak Parah

Senin, 01 April 2019 - 22:44:55 WIB - Dibaca: 2157 kali

(Saudi Arabia/Jambione.co)

KERINCI - Jalan yang menghubungkan Desa Masgo dengan Desa Selampaung, Kecamatan Gunung Raya, Kerinci, selalu menjadi keluhan dari warga. Hal tersebut karena kondisi jalan mengalami rusak parah.

Pantauan dilapangan, terlihat disepanjang jalan terlihat lobang yang mengangga, bahkan nyaris tidak terlihat lagi jalan yang beraspal. Apalagi pada musim hujan, kondisi jalan Masgo-Selampaung sudah seperti kubangan kerbau di sawah.

Jalan tersebut, merupakan jalan akses utama perekonomian warga di Empat Desa yakni Desa Sungai Hangat, Perikan Tengah, Masgo dan Selampaung.

Khusni, warga Selampaung mengatakan bahwa kondisi ini sudah cukup lama berlangsung. Dia juga menyesalkan, saat ada hajatan pemilihan selalu dijanjikan akan perbaikan jalan. Namun, kenyataannya tidak ada realisasinya.

"Jika dana APBD Provinsi Jambi tidak diperuntukkan bagi jalan ini, Pemkab Kerinci bisa menganggarkannya. Jangan hanya berjanji saat berkampanye saja,"ungkapnya.

Dia menyebutkan, bahwa Ribuan warga Desa Masgo dan Selampaung menggantungkan hidup pada hasil pertanian. Baik kopi, maupun kulit manis.

"Kehidupun masyarakat adalah petani, kawasan ini adalah pertanian alternatif yang bisa mengantikan kayu Aro, sebagai kawasan subur,"ujarnya.

Bila memperhatikan perkembangan masa datang, Masgo dan Selampaung bisa menjadi kawasan yang hidup. Bila pemerintah dengan anggota dewan baik Jambi, maupun Kerinci memperjuangkan jalan alternatif Lempur Merangin yang hanya berjarak sekitar 30 Meter.

"Dengan dibuka jalan dikawasan Masgo dan Merangin, memperpendek jarak tempuh dalam memasarkan hasil pertanian-Gunung raya-Kerinci, dari Masgo menuju Nilo dingin Bangko hanya 21 Kilo meter," bebernya.

Kondisi yang sama juga diungkapkan Redi warga Desa Sungai Hangat. Pengakuan dia, kondisi jalan di desanya sangat parah. Untuk itu, dirinya berharap agar pemerintah segera memperbaikinya.

"saya juga heran, banyak pejabat Kerinci yang memiliki lahan perkebunan didaerah kami, bahkan sampai ke selampaung, kok tak pernah dipikirkan,"pungkasnya.(sau)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA