Temui Dirut Angkasa Pura II, Wali Kota Fasha Perjuangkan Bandara Sultan Thaha Jadi Bandara Internasi

Rabu, 03 April 2019 - 19:11:57 WIB - Dibaca: 1760 kali

(Ali Ahmadi/Jambione.com)

TANGERANG - Komitmen Wali Kota Jambi Dr. H. Syarif Fasha, ME memperjuangkan peningkatan status bandara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi,  menjadi bandara internasional, tampaknya makin mendekati kenyataan.

Bagaimana tidak, setelah upaya "bersafari" melobi dan meyakinkan berbagai pihak yang terkait dengan peningkatan status bandara kebanggan masyarakat Jambi tersebut, selalu mendapat respon dan sinyal positif, kali ini Wali Kota Fasha kembali melakukan kunjungan kerja kepada operator bandara, PT. Angkasa Pura II, yang berkantor pusat di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng Tangerang (1/4).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Wali Kota Fasha turut di dampingi oleh Asisten II Sekda Kota Jambi Drs. H.R. Erwansyah, MM dan General Manager PT. Agkasa Pura II Sultan Thaha Jambi, Yogi Prastyo Suwandi, SE. Pada kunjungan kerja tersebut, Wali Kota Fasha di terima langsung oleh Direktur  Utama PT. Angkasa Pura II, Dr. Muhammad Awaluddin dan Diretur Teknik PT. Angkasa Pura II Djoko  Murjatmodjo.

Seperti kunjungan lainnya, Wali Kota Jambi itu membawa misi menyampaikan harapan masyarakat Kota Jambi dan Provinsi Jambi, terkait peningkatan status Bandara Sultan Tahaha Syaifuddin Jambi menjadi bandara internasional.

Peningkatan status bandara pertama di Jambi itu menurut Wali Kota Fasha, bukan tanpa alasan. Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, mobilitas masyarakat menggunakan moda angkutan udara, meningkat signifikan.

"Untuk sementara, kebutuhan masyarakat yang kami usulkan ada 4 rute internasional, jika bandara Jambi ditetapkan menjadi bandara internasional. Yaitu, rute Singapura, Malaysia, di Kuala Lumpur, China dan Arab Saudi, yakni Jeddah dan Madinah khususnya untuk melayani perjalanan ibadah umroh dan haji. 4 Rute ini sangat potensial, karena arus mobilitas masyarakat Jambi banyak ke 4 rute tersebut. Kota Jambi dan kabupaten lain di Jambi juga punya potensi pariwisata yang besar," jelas Fasha.

Untuk mewujudkan komitmennya tersebut, Wali Kota Fasha juga menegaskan bahwa dirinya telah berhasil mendapat dukungan dari beberapa instansi vertikal lainnya, terkait dengan usulan penetapan Bandara Jambi menjadi bandara internasional, seperti Imigrasi, Bea Cukai, Balai Karantina dan paling anyar dari Kementerian Perhubungan RI.

Sementara itu, Direktur Utama PT. Angkasa Pura II, Dr. Muhammad Awaluddin, pada kesempatan itu mengungkapkan bahwa jajarannya sangat mendukung langkah dan upaya yang telah dilakukan oleh Wali Kota Jambi itu.

"Kami dari seluruh jajaran Angkasa Pura II sangat mendukung atas keinginan Pemerintah Kota Jambi dan masyarakat Provinsi Jambi untuk memiliki Bandara Internasional di Bandara Sultan Thaha Jambi. Diskusi hari ini membuka berbagai macam wacana baru tentang keberadaan bandara internasional di Jambi. Mudahan apa yang sudah dirintis yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kota Jambi dalam mewujudkan Bandara Internasional ini dapat menjadi kenyataan. Kami sendiri dari Angkasa Pura sangat mendukung. Kita harap dalam waktu yang tidak terlalu lama, proses tersebut dapat kita tuntaskan. Selamat untuk masyarakat Kota Jambi dan Provinsi Jambi, semoga harapan untuk memiliki Bandara Internasional segera terealisasi dengan cepat," jelas Presdir Angkasa Pura II tersebut.

Terbukanya penerbangan internasional di bandara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi tentu akan berdampak positif bagi kemajuan daerah, khususnya Kota Jambi. Arus transportasi orang dan barang dari luar negeri akan semakin mudah dan mudah dengan penerbangan langsung tersebut. Tidak hanya meningkatkan sektor pariwisata dan perdagangan, dengan dibukanya penerbangan internasional seperti ke Jeddah dan Madinah akan semakin memudahkan perjalanan ibadah umrah dan haji, selain menghemat biaya, penerbangan langsung itu juga akan mempercepat terwujudnya Kota Jambi menjadi Embarkasi Haji.(HMS/ali/adv)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA