JAMBIONE.COM, JAMBI- Meski rekapitulasi suara di tingkat Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) belum rampung seluruhnya, namun nama nama caleg yang lolos ke DPRD Provinsi Jambi sudah beredar luas. Dari perolehan suara sementara, PDIP masih memimpin dan hampir bisa dipastikan akan mendapat jatah kursi Ketua DPRD Provinsi Jambi.
Di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Batanghari-Muaro Jambi misalnya. Berdasarkan data yang diterima media ini, caleg yang bakal mengisi 10 kursi dari Dapil Batanghari-Muaro Jambi sudah bisa diketahui. PDI Perjuangan diprediksi akan menempatkan dua wakilnya di DPRD Provinsi Jambi.
Diurutan pertama ditempati Akmaluddin (PDI Perjuangan), kemudian ada nama Elpisina (PKB), selanjutnya Burhanuddin Mahir (Demokrat) dan Ivan Wirata (Golkar). Sementara di posisi kelima dan ke enam ada nama Abun Yani (Gerindra) dan Kamaluddin Hafiz (PPP).
Kemudian, Caleg yang diprediksi mengisi kursi ke tujuh hingga ke 10, yakni Sapuan Ansori (NasDem), Raden Fauzi (PKS), Ririn Novianty (PAN), dan Nur Tri Kadarini (PDI Perjuangan. "Data ini minus Kecamatan Muara Bulian," kata sumber terpercaya yang dilansir dari jamberita.com.
Sementara itu, berdasarkan tabulasi yang diambil dari DA1, PDIP memperoleh 48.685 suara, PKB 45.120 suara, Gerindra 30.595 suara, Golkar 35.973 suara, NasDem 25.316 suara, Demokrat 39.578 suara, PPP 27.994 suara, PKS 21.943 suara, dan PAN 19.184 suara.
Sementara itu, di Dapil VI Tanjabbar-Tanjabtim, perolehan kursi Golkar naik 100 persen. Partai berlambang pohon beringin itu, diprediksi bakal meraih dua kursi. Berdasarkan data yang didapatkan, dua nama peraih suara terbanyak yang diprediksi melenggang ke DPRD Provinsi adalah M Juber dan Apif Firmansyah.
Ini berdasarkan data rekapitulasi sementara pleno Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK). Prestasi ini juga seiring dengan perolehan kursi untuk DPRD Tanjabtim. Dimana diprediksi Golkar meraih 4 kursi naik 100 persen dari periode sebelumnya.
Sekretaris DPD Golkar Provinsi Jambi Sufardi Nurzain mengakui, berdasarkan informasi yang dia terima dari DPD Golkar Tanjabtim, memang ada kenaikan signifikan dalam perolehan suara pemilu 2019. Dimana sebelumnya pemilu 2014 hanya satu kursi. Kini pemilu 2019 bisa dua kursi. Artinya sudah kembali ke hasil di pemilu 2009 lalu. "Termasuk untuk DPRD Tanjabtim, kita ada kenaikan signifikan," kata Sufardi.
Namun, perolehan di tingkat kabupaten berbanding terbalik dengan perolehan suara tingkat Provinsi Jambi. Data perolehan suara sementara yang kami terima, Golkar harus puas berada di posisi ke empat, di bawah PDI Perjuangan, PKB dan Demokrat. Begitu juga tren data yang masuk melalui Situng KPU RI, menunjukkan tren yang sama.
Adapun sembilan partai yang diprediksi meraih kursi DPRD Provinsi Jambi dari Dapil Merangin-Sarolangun, yaitu PDI Perjuangan (Berpeluang dua kursi). Disusul PKB, Demokrat, Golkar, Gerindra, Nasdem, PPP, PAN, dan PKS.
Selanjutnya, di Dapil 5 Bungo dan Tebo, sesuai prediksi, PDIP dan Golkar masih berjaya. Kedua partai ini berpeluang meneruskan tradisi selalu langganan meraih dua kursi.
Partai lainnya yang suaranya melonjak adalah Gerindra. Bahkan Partai besutan Prabowo Subianto di tingkat DPRD Kabupaten Bungo berpeluang mendapatkan jatah Pimpinan DPRD Bungo bersaing bersama Nasdem.
Secara rinci, Informasi yang kami peroleh, PDIP berpeluang memperolehan dua kursi dengan dua nama caleg adalah Wartono dan Mesran. Lalu ada Golkar yang berpeluang jika berhasil meraih dua kursi adalah M Amin dan Subhan.
Berikutnya, Partai Gerindra. Ada yang menarik salah satu caleg Gerindra bernama Surip meninggal dunia beberapa hari sebelum pencoblosan. Namun perolehan suaranya tinggi, bahkan berpeluang terpilih. “Tapi karena sudah meninggal, maka dua nama berpeluang di Gerindra adalah Taufik dan Bustami,” ujar sumber yang minta namanya tidak dipublikasikan.
Kemudian berikutnya PKB. Caleg dengan perolehan suara tertinggi adalah Eka Marlina Majid. Sementara PAN ada nama Hasyim Ayub dan PKS ada Rudi Wijaya atau Supeno. Sedangka dari Demokrat ada tiga nama yang berpeluang, yakni Hasan Ibrahim, Gharmain dan Asmuni. “Masih kejar-kejaran,” kata salah satu ketua partai di dapil 5 ini. Sementara perebutan kursi terakhir ada Perindo dan Partai Berkarya.
Selanjutnya, Dapil Kerinci-Sungai Penuh, satu nama yang hampir dipastikan melenggang ke DPRD Provinsi Jambi adalah yakni Ezzaty (Demokrat). Berdasarkan data yang diperoleh dari berbagai sumber, anak Walikota Sungai Penuh Asafri Jaya Bakri (AJB) itu berhasil memperoleh suara kurang lebih 32 ribu suara.
Selain Ezzaty, ada pula nama Jasasila dan Saiful Roswandi dari Gerindra. Kemudian Zubir Dahlan dari PDIP dan Afrio dari Golkar. Untuk kursi kelima dan keenam, masih dalam rebutan sejumlah Caleg, yakni Muntalia (PKB), Fadli Sudria (PAN), kemudian Pandu dan Edmon dari Nasdem, serta kemungkinan 2 kursi dari Demokrat.
Sebelumnya, dari Dapil 1 Kota Jambi, nama nama caleg yang diprediksi meraih kursi DPRD Provinsi Jambi sudah lama beredar. Dari partai Gerindra misalnya, ada nama Rocky Candra. Rocky merupakan pendatang baru yang mendapatkan dukungan penuh dari partai berlambang burung Garuda.
Partai besutan Prabowo Subianto juga memiliki jagoan lain seperti Budiyako yang tidak lain merupakan kandiddat petahana. Peluang dua kursi terbuka lebar mengingat Budiyako juga memperoleh suara signifikan di tanah pilih pusako betuah. Lalu ada juga nama Muslim.
Dari partai Golkar ada nama Asari Syafii yang juga mendapatkan suara dominan. Asari merupakan wajah baru dari partai berlambang pohon beringin yang sebelumnya selalu diisi almarhum Zoerman Manap.
Demikian pula dengan PKB yang juga menempatkan wajah baru untuk menempati kursi parlemen. Ada Sulaiman Syawal, Ketua DPC PKB Kota Jambi yang disebut mendapatkan suara signifkan bersama Kemas Alfarabi.
Dari partai Demokrat, nama Yuli Yuliarti dan Mirza Havis berpelung menjadi wakil partai berlambang merci. Keduanya masih bersaing ketat untuk mendapatkan jatah satu kursi parlemen.
Kemudian, ada pula wajah lama yang juga berpeluang unggul di Kota Jambi. Diantaranya Ketua DPD PDI Perjuangan, Edi Purwanto, Wiwit Iswara, Sofian dan Supriyanto Sekretaris DPW PKS Provinsi Jambi.(kum)