Nginap di Rumah Janda, Kades Digerebek Tengah Warga Bertelanjang Dada

Kamis, 09 Mei 2019 - 08:22:31 WIB - Dibaca: 1764 kali

(ist/Jambione.com)

MERANGIN- Seorang kepala desa (Kades) di Merangin digerebek warga di rumah janda berinisial ET, di kampung 3 Tabir Lintas . Akibat perbuatannya, Kades Sido Lego Kecamatan Tabir, berinisial MS itu harus menjalani sidang adat. Diapun terancam diberhantikan dari jabatannya.

Informasinya warga sudah lama curiga dengan MS karena sering kali mendatangi dan menginap di rumah janda beranak dua tersebut. "Desas-desusnya sudah lama, namun baru ketahuan sekarang," ujar salah seorang warga setempat.

Sebelum digerebek, MS sudah diintai warga saat dia datang dan masuk ke rumah janda tersebut, pukul 21.00 WIB Selasa (7/5) malam. Lalu, setelah lama diintai MS tidak keluar dari rumah. Makanya, sebelum sahur, sekitar pukul 02.00 WIB, warga langsung menggrebek rumah janda tersebut.

Pada saat digerebek warga, MS bertelanjang dada dan berupaya bersembunyi dari warga dengan berlindung di bawah kasur untuk menghilangkan jejak. Sebelumnya, menurut warga, oknum kades tersebut memang sudah terlihat akrab dan sering pergi berduan dengan si janda. "Warga sudah sering melihat mereka berduaan pergi bersama. Makanya warga curiga dan mengintai saat dia masuk ke rumah si janda tersebut. Malam tadi yang menggerbek pemuda desa," ujar warga yang tidak mau disebutkan namanya Rabu (8/5)

Sekretaris Desa (Sekdes) Sido Lego Nilwan  membenarkan kadesnya MS digerebek di rumah ET, yang berstatus janda beranak dua. Namun, Nilwan mengaku tidak tau apa yang dilakukan MS dan ET. ‘’ Keduanya digerebek warga pukul 02.00 Wib, Rabu dini hari. Selanjutnya, keduanya digelandang warga ke kantor desa,’’ katanya. Informasinya, siang kemarin MS dan ET menjalani sidang adat di desa setempat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Merangin, Ladani ketika dikonfirmasi mengaku baru mendapat informasi kejadian tersebut.

 "Kejadian sebenarnya belum tau seperti apa. Saya juga baru dapat informasi dari Camat (Camat Tabir Lintas)," katanya.

Ladani melanjutkan, informasi dari Camat permasalahan tersebut dibawa ke sidang adat. "Hasilnya nanti lewat jam 2 siang, apa keputusan adatnya," sebutnya.

Dinas PMD, dikatakan Ladani juga akan menindaklanjuti kejadian tersebut. Pihaknya akan memanggil yang bersangkutan terkait kejadian tersebut.

"Kita sendiri belum turun, nanti kita proses, ini menyangkut perbuatan moral yang bersangkutan. Nanti akan kita kaji dan koordinasi dengan bagian hukum. Nanti kita proses dari bawah dan keputusan adat di desa seperti apa," pungkasnya. (isw)

 

 



Tags:


BERITA BERIKUTNYA