MERANGIN- Kepala Desa (Kades) Sido Lego, Kecamatan Tabir Lintas, Merangin, MS yang tertangkap basah di rumah janda, ET, Rabu (8/5) dini hari lalu didenda Rp 30 juta. Denda ini diputuskan melalui sidang adat sebagai biaya cuci kampung atas perbuatannya. Sebagai bentuk tanggungjawabnya, MS sendiri menyanggupi membayar denda adat tersebut.
Usai menjalani sidang adat, MS mengaku menyesal atas kejadian memalukan tersebut. Dia mengaku khilaf berada di rumah ET yang berstatus janda beranak dua tersebut sehingga berujung pada penggerebekan warga. Dia mengaku siap dengan segala konsekuensi atas perbuatanya tersebut.
Menurut MS, ET adalah janda yang sangat menarik di desa Sido Lego. Banyak pria di desa yang menyukainya. Oleh karena itu, banyak pula pria yang ditolak. Karena itulah dia menaruh simpati kepada ET. Apalagi, meski banyak didekati laki laki lain, ET tetap memilih dirinya.
MS mengaku sudah lama mengenal ET, si janda cantik beranak dua tersebut. ET merupakan pemilik kantin di Balai Desa Sido Lego yang menjadi langganan perangkat desa, termasuk dirinya. Berawal dari hubungan tersebut, MS dan ET diam-diam menjalin hubungan spesial.
"Saya sudah lama menjalin komunikasi dengan ET. Saya juga sering telponan dan kami juga sudah sering kali bertemu. Entah kenapa waktu itu saya merasa terpanggil saja untuk mengunjungi rumahnya pada malam hari," ungkapnya.
MS mengaku khilaf dan siap menerima konsekuensinya. Meski telah memiliki istri dan anak, MS mengaku siap menikahi ET. " Saya sudah mengundurkan diri dari jabatan Kades Sido Lego. Atas nama pribadi dan keluarga, saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Kabupaten Merangin. Khususnya warga Desa Sido Lego. Saya juga siap untuk menikahi ET," katanya.
Seperti diberitakan, MS digerebek warga di rumah janda berinisial ET pada Rabu (8/5) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB. Sebelumnya, warga sudah lama curiga dengan MS karena sering kali mendatangi dan menginap di rumah janda beranak dua tersebut. "Desas-desusnya sudah lama, namun baru ketahuan sekarang," ujar salah seorang warga setempat.
Sebelum digerebek, MS sudah diintai warga saat dia datang dan masuk ke rumah janda tersebut, pukul 21.00 WIB Selasa (7/5) malam. Lalu, setelah lama diintai MS tidak keluar dari rumah. Makanya, sebelum sahur, sekitar pukul 02.00 WIB, warga langsung menggrebek rumah janda tersebut.
Pada saat digerebek warga, MS bertelanjang dada dan berupaya bersembunyi dari warga dengan berlindung di bawah kasur untuk menghilangkan jejak. Sebelumnya, menurut warga, oknum kades tersebut memang sudah terlihat akrab dan sering pergi berduan dengan si janda.
"Warga sudah sering melihat mereka berduaan pergi bersama. Makanya warga curiga dan mengintai saat dia masuk ke rumah si janda tersebut. Malam tadi yang menggerbek pemuda desa," ujar warga yang tidak mau disebutkan namanya Rabu (8/5). (isw)