Sumber daya alam yang memiliki manfaat luar biasa yaitu jahe, jahe bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Selain di konsumsi secara langsung jahe juga bisa digunakan sebagai cita rasa pada makanan. Bukan untuk makanan saja akan tetapi jahe juga bisa digunakan untuk minuman seperti jamu dan teh.
Salah satu manfaat dari mengkonsumsi jahe adalah dapat mengendalikan tekanan darah dan kolestrol dalam tubuh. Hal ini karena jahe mempunyai nutrien dan juga mineral yang dapat mencegah gumpalan darah. Kandungan dari jahe dapat dimanfaatkan untuk kehangatan tubuh. Jahe memiliki rendah kalori. Pilihlah jahe yang bersih dan yang masih segar.
Ada beberapa cara menggunakan jahe; ada yang di parut,di potong potong, di tumbuk kemudian untuk penggunaan nya ada yang diminum, dimakan secara langsung, di tempelkan kepada anggota badan yang sakit.
Jahe termasuk rempah rempah yang terdapat di Indonesia. Jahe merupakan tanaman populer dari sebagian rempah rempah. Manfaat dari jahe cukup banyak mulai dari sebagai bumbu masakan hingga untuk minuman herbal, banyak dari sebagaian orang memanfaatkan nya untuk menghangatkan badan, menyembuhkan penyakit seperti :
1. Kembung
2. Mual
3. Flu dan batuk
4. Sakit kepala (migren)
5. Mengurangi rasa sakit pada sendi
6. Mengurangi nyeri saat haid
7. Membuat otot rileks
8. Mabuk perjalanan
Jahe atau zingiber officinale memiliki rasa yang sangat khas yaitu rasa yang pedas,bentuknya seperti akar. Ada beberapa macam jahe yaitu ; Jahe Merah, Jahe Kuning, Jahe Gajah. Penyimpanan jahe sama seperti rempah rempah lainnya, disimpan disuhu ruang.
Banyak masyarakat telah merasakan manfaat dari jahe ini baik jahe merah, kuning, gajah. Untuk hasil yang bagus kita harus memilih jahe kualitas yang baik. Jahe merupakan salah satu jenis tanaman obat, jahe juga memiliki kemampuan mempertahankan kualitas pangan yaitu sebagai antimikrobia dan antioksidan. Gingerone dan gingerol berperan dalam menghambat pertumbuhan bakteri E Coli. Jahe juga mempunyai efek samping jika dikonsumsi sangat banyak dapat juga membuat sakit perut, perut kembung, terasa panas, hingga mules dan diare. (*)
Penulis adalah Shifa Otrica Mardatillah, Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim (STIKBA), Jambi, Prodi Ilmu Gizi