Mayat Perempuan Membusuk di Kosan Diduga Korban Pembunuhan, Mulut Dilakban, Wajah Tertutup Bantal

Jumat, 14 Juni 2019 - 08:18:12 WIB - Dibaca: 3899 kali

(Eko Siswono/Jambione.com)

JAMBI – Seorang perempuan paruh baya, bernama Yuni (51) ditemukan tewas mengenaskan dalam kamar kosannya di RT 22 Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, Kota Baru, Kamis (13/6), sekitar pukul  11.00 WIB. Tubuhnya ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dan berulat dengan posisi tertelentang di tempat tidur. Mulut dilakban dan wajah tertutup bantal.

Melihat kondisinya, Yuni diduga kuat tewas akibat dibunuh. Di kepala bagian belakang terdapat bekas luka lebam akibat pukulan benda tumpul. Dugaan lain Yuni juga kehabisan nafas akibat dibekap pelaku dengan bantal. Jika melihat kondisi mayatnya, Yuni diperkirakan sudah meninggal 4-5 hari sebelum ditemukan kemarin.

Informasi di lapangan menyebutkan, sebelum Yuni ditemukan, sejak empat atau lima hari lalu warga sudah mencium bau busuk dari dalam rumah kosan tersebut. Namun, warga tidak curiga bau tersebut bersumber dari mayat Yuni yang sudah membusuk. Lantaran bau tak sedap tersebut makin menyegat, Kamis pagi warga melapor kepada Ketua RT setempat dan pemilik kos.

Selanjutnya, pukul 11.00 Wib, pemilik kos Markison bersama Ketua RT dan warga membuka paksa pintu kosan yang terkunci dari luar. Setelah pintu terbuka bau semakin menyengat. Ternyata sumber bau tersebut berasal dari mayat Yuni ditemukan warga sudah membusuk di dalam kamar kosan tersebut.

Kemudian warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kotabaru. Polisi langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi mayat Yuni ke RS Raden Mattaher Jambi untuk diotopsi. Di lokasi, polisi membawa sejumlah barang bukti. Diantaranya bantal yang ditemukan menututpi wajah Yuni. Lalu Hanphone dan sepeda motor Smash yang tangki minyaknya dalam kondisi terbuka dan kosong.

Kapolsek Kota Baru, AKP Andi Zulkifli mengatakan anggotanya mendapat informasi korban meninggal tersebut dari laporan masyarakat yang curiga dengan kos korban yang mengeluarkan bau busuk. "Kita mendapat laporan sekitar pukul 11.00  Wib. Setelah dilakukan pengecekan ternyata mayat perempuan yang sudah membusuk," katanya.

            Menurut Andi, dugaan sementara korban meninggal kehabisan oksigen wajahnya dibekap dengan bantal. Di kepala korban bagian belakang juga ada bekas pukulan benda tumpul. Selain itu rumah yang terkunci dari luar. "Untuk dugaan dibunuh atau yang lainnya kita masih lalukan penyelidikan dan olah TKP lebih lanjut," ujarnya.

Sumber Jambi One di RS Raden Mattaher Jambi mengungkapkan, di lihat dari kondisi tubuhnya, saat meninggal korban diperkirakan dalam kondisi hamil. Namun untuk kepastiannya masih menunggu hasil otopsi. " Ada kemungkinan korban dalam kondisi hamil," ujar sumber itu.

Sementara itu, pemilik kosan, Markison mengaku terakhir kali bertemu dengan korban pada Jumat, 7 Juli lalu. ‘’ Saya ketemu dia terakhir kali pada lebaran ke tiga (7 Juli). Saat itu dia membeli token listrik di toko saya,’’ katanya.

 Dila, salah seorang warga setempat mengatakan dia sudah dari tiga hari lalu mencium bau busuk di sekitar kosan tersebut. Namun, dia tidak menyangka sumber bau tersebut berasal dari mayat manusia. ‘’ Sayo kiro bau buntang saat leat kemarin. Pagi tadi bau busuk itu makin menyengat. Dak taunyo dari mayat manusio,’’ katanya. (isw)

 

 

 



Tags:


BERITA BERIKUTNYA