SAROLANGUN- Dua perampok asal Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel) beraksi di Sarolangun. Keduanya merampas motor milik seorang pelajar SMPN 4 Sarolangun berinisial VPS (15). Aksi perampokan tersebut terjadi di jalan Tripa, Desa Pelawan Jaya, Kecamatan Pelawan, Sabtu (15/6) sekitar pukul 08.30 Wib. Selain merampas motor, pelaku juga memukul dan mengancam akan membunuh korban.
Informasi dari kepolisian menyebutkan, kedua pelaku diketahui berinisial ET 27) dan Robin (30). Keduanya berasal Musi Rawas kabupaten Muaratara, Provinsi Sumatra Selatan. Satu dari dua pelaku berhasil ditangkap. Yaitu ET. Dia menyerah setelah dilumpuhkan polisi dengan timah panas di kedua kakinya beberapa jam setelah melakukan aksi.
Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana melalui Kapolsek Pelawan Singkut Iptu A Soekany Daulay, peristiwa perampokan itu terjadi saat korban bersama seorang temannya pergi ke sekolah menggunakan Sepeda Motor Honda Beat Warna Biru Putih. Saat melewati Jalan Tripa, Desa Pelawan Jaya, tiba-tiba korban dipepet pelaku yang menggunakan Motor Yamaha Vixion warna hitam putih tanpa nopol.
Selanjutnya, salah seorang pelaku langsung mematikan kunci kontak sepeda motor korban sehingga motor korbanpun berhenti. "Saat itulah pelaku langsung memukul tangan kanan korban dengan keras dan mendorong korban agar turun dari motornya. Lalu seorang pelaku lagi berteriak mengancam korban agar menyerahkan sepeda motornya. Kalau tidak korban akan dibunuh," ungkap Soekany, Minggu (16/6) kemarin.
Lantaran takut dibunuh, korban dan temannya lansung turun dari motor. Kemudian pelaku manarik setang motor korban dan langsung membawa kabur. Setelah itu Korban berteriak minta bantuan kepada masyarakat dan menghubungi orang tuanya menggunakan handphone. Masyarakat yang melintas membantu korban menelepon Polsek Pelawan Singkut untuk meminta bantuan.
"Setelah mendapatkan laporan dengan Nomor : LP/B-27/VI/2019/JAMBI/RES SRL/SEK PEL. SINGKUT, tanggal 15 Juni 2019, polisi langsung bergerak cepat," katanya. Anggota yang sedang melaksakan patroli tertutup lansung menghubungi anggota yang stanby di Simpang Singkut. Anggota juga menyebutkan ciri-ciri sepeda motor milik korban, yakni Honda Beat dengan No Pol BH- 2286-QR, warna biru putih, pelaku berjumlah dua orang mengunakan sepeda Honda Vixion warna merah putih.
Mendapat informasi tersebut, kemudian personel yang stanby di Simpang Singkut 5 melakukan penyisiran di jalan lintas. Pada saat itulah anggota melihat ada pengendara sepeda motor melaju kecepatan tinggi mengarah ke Musi Rawas. Ciri ciri motor yang digunakan persis sama dengan motor korban. Lalu anggota melakukan pengejaran hingga sampai di Desa Sungai Jauh, Kecamatan Rawas Ulu, kabupaten Muratara.
"Sesampainya di Desa Sungai Jauh, Personel memastikan bahwa sepeda motor yang dikendarai pelaku adalah milik korban. Lalu anggota memberikan himbauan dan tembakan peringatan agar pelaku berhenti. Namun tidak dihiraukan," Jelas Soekany.
Tak mau buruannya kabur, salah seorang anggota terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan cara menembak ke arah kaki pelaku, sehingga pelaku dapat dilumpuhkan. Selanjutnya pelaku dan barang bukti sepeda motor milik korban berhasil diamankan.
“Satu pelaku berhasil melarikan diri mengunakan Sepeda Honda Vixion warna merah putih ke arah Rawas. Hasil introgasi, pelaku yang berhasil ditangkap mengatakan temannya yang kabur bernama Robin. Saat ini tersangka masih dalam pengejaran,’’katanya. (wel)