Jalan Nasional Sungaipenuh-Leter W Mulai Rusak, Kualitas Jalan Dipertanyakan

Kamis, 20 Juni 2019 - 16:31:54 WIB - Dibaca: 2278 kali

(Saudi/Jambione.com)

KERINCI - Jalan Nasional Sungaipenuh-Leter W Kayu Aro, menuai kritikan dari sejumlah pihak, pasalnya pekerjaan Preservasi Jalan Nasional yang dikerjakan PT Aurora Mitra Prakarsa dengan nilai Paket Rp 16.209.168.000 ini dipertanyakan. 

Sebab, belum lama dikerjakan kondisi jalan sudah mengalami kerusakan seperti jalan mulai retak, masyarakat pun mempertanyakan kualitas dari jalan yang dibangun tersebut dan menganggap pengaspalan jalan tersebut hanya berbentuk polesan semata.

Beberapa titik yang ditemukan rusak seperti jalan Nasional depan Sub Terminal Agribisnis (STA) Kayu Aro, jalan di Desa Koto Keras tepatnya didepan Masjid Koro Keras.

"Kalau dilihat ini jelas sekali terlihat kualitasnya dak bagus, lihat saja bentuk aspal jalannya penuh dengan pori-pori dan bercelah. Masa belum lama dikerjakan sudah retak-retak, ini jalan Nasional,"ungkap Robi salah seorang warga.

Tidak hanya itu saja, lanjutnya komposisi dari jalan aspal yang telah dibangun tersebut juga tidak rata, hal ini bisa dirasakan saat melalui jalan tersebut.

"Coba saja melewati jalan itu, sangat terasa akan tidak ratanya jalan. Meski kita masih awam kita cukup paham mana aspal yang bagus atau tidak,"ucapnya.

Kualitas jalan tersebut, juga disorot anggota DPRD kabupaten Kerinci, Dodo Harianto, dia mengatakan kualitas dari jalan Sungai Penuh-Leter W yang berada dibawah naungan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IV Wilayah Jambi sangat perlu di pertanyakan.

M

"Warga biasa pun bisa menilai kualitas jalan tersebut. Saat ini kondisi jalan yang tidak baik ini sudah jadi bahan perbincangan masyarakat,"jelasnya.

Sejauh ini, lanjutnya selama pelaksanaan pengerjaan jalan tersebut selalu dipantau pihaknya, sejauh pemantauannya pelaksanaan jalan tersebut sudah terbilang janggal.

"Kita juga jarang melihat pengawas dilokasi pelaksanaan pengerjaan jalan tersebut, wajar saja hasilnya begini,"pungkasnya.(sau)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA