Sudah Bertindak Tepat, Polda-Korem Banjir Dukungan

Sabtu, 20 Juli 2019 - 09:04:16 WIB - Dibaca: 1694 kali

(eko siswono/Jambione.com)

JAMBI - Tindakan penegakan hukum yang dilakukan tim gabungan Polda Jambi dan Korem 042/GAPU terhadap kelompok Serikat Mandiri Batanghari (SMB) mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak. Bahkan Gubernur Jambi, H Fachrori Umar mendukung penuh  tindakan Polri dan TNI tersebut. Menurut dia, upaya yang telah ditempuh Kapolda Jambi dan Danrem 042/GAPU beserta jajaran, sangat tepat untuk menegakkan hukum dan menjaga kekondusifan di Provinsi Jambi.

‘’ Saya selaku gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi Jambi sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Polda dan Korem,’’ katanya dalam konfrensi Pers di Polda Jambi, Jumat (19/7). Fachrori mengatakan, negara harus hadir dan tidak boleh kalah terhadap aksi-aksi kriminal dan premanisme. Tindakan perusakan, penjarahan, dan penganiayaan yang dilakukan Muslim dan kelompoknya sungguh telah melampaui batas dan sangat disesalkan.

            Fachrori mengungkapkan, Pemprov Jambi beserta unsur Forkopimda yang tergabung dalam Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial sejak 1,5 tahun lalu telah berusaha semaksimal mungkin melakukan upaya mediasi dan dialog dengan kelompok Muslim (SMB) untuk mencari solusi konflik dengan PT WKS. Bahkan Tim Terpadu telah menyusun Rencana Aksi Penanganan Konflik dalam rangka upaya penyelesaian secara damai.

            Namun, lanjut Fachrori, pihak SMB sangat tidak kooperatif dan tidak pernah hadir setiap kali diundang rapat oleh Timdu. ‘’ Meskipun demikian, Timdu tetap berupaya menyikapi  dengan cara mengunjungi Muslim dan kelompoknya di lokasi di Distrik VIII Desa Belanti Jaya, Kecamatan Mersam, Batanghari demi terwujudnya dialog. Namun, tetap saja Muslim dan kelompoknya selalu memaksakan kehendak dan melakukan tindakan-tindakan anarkis yang justru kontra produktif,’’katanya.

            Dukungan dan apresiasi juga disampaikan Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan. ‘’Saya ucapkan banyak terimakasih kepada kapolda telah mengungkap kasus yang melukai sejumlah personil TNI yang bertugas di tim satgas karhutla ini," katanya.

            Irwan sangat menyangkan penyerangan tersebut terjadi yang menyebabkan personilnya terluka." Untung cepat dutangani," ujarnya.

            Irwan, memastikan kondisi personil yang luka akibat penyerangan  tersebut saat ini sudah dalam kondisi membaik. " Satu orang dalam proses berobat jalan. Satu lagi sudah cukup baik," sambungnya.

            Pada kesempatan itu, Irwan menegaskan siap membantu Polda Jambi dan mengimbau masyarakat untuk menghindari cara-cara kekerasan dalam menghadapi permasalahan. Apalagi sampai menggunakan senjata. “Semua warga negara harus tunduk pada hukum,’” tegasnya.(isw)

 

 

 

 



Tags:


BERITA BERIKUTNYA