JAMBI - Kebakaran hebat terjadi Jalan Hayam Wuruk, RT 7, Lorong Joni, Kelurahan Talang Jauh, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Kamis (25/7) dini hari kemarin. Sebanyak 12 petak bedeng yang berlokasi di Lorong Joni, depan Pasar Hongkong itu ludes terbakar dalam musibah yang terjadi sekitar pukul 02.30 Wib itu.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Delapan keluarga penghuni bedeng semi permanen itu berhasil menyelamatkan diri. Namun, seluruh harta benda mereka tidak ada yang bisa diselamatkan dan ikut hangus terbakar. Selain itu, sebuah bengkel di sekitar lokasi juga sempat terbakar.
Ketua RT 07, Kelurahan Sungai Jauh, Muchlis mengatakan, bedeng yang terbakar tersebut milik H Hasan, warga Kampung Manggis. Kejadian itu berlangsung sangat cepat. Dini hari itu, dia terbangun dari tidur setelah mendengar warga menggedor rumahnya. "Saya kaget tiba tiba di gedor warga. Ketika saya keluar api terlihat sudah besar di bagian atap rumah," katanya, Kamis (25/7)
Menurut Muchlis, warga yang ada di dalam rumah bedeng tersebut telah berhamburan keluar rumah. Mereka berlarian sambil menjerit minta tolong. Tidak satupun barang yang dapat di selamatkan dari 12 rumah bedeng tersebut. "Tidak ada yang selamat barang nya. Tidak ada yang sempat membawa barang keluar bedeng. Yang penting selamatkan dirinya masing masing," sebutnya.
Muchlis mengatakan, ada delapan kepala kelurga yang menempati bedeng 12 pintu tersebut. Yakni, Joni, Ahuan, Linda Suryani, Suhatinas, Arif, Susien, Long long dan Lepina. Sementara empat pintu lagi dalam kondisi kosong. ‘’ Bengkel mobil milik Joni yang berada di depan bedeng juga sempat disambar api. Untungnya tidak ludes. Sebagian alatnya ikut terbakar. Tapi tidak semuanya," jelasnya.
Sementara itu, Kabid Operasional Dinas Damkar Kota Jambi, Rinno mengatakan kebakaran Bedeng 12 pintu semi permanen tersebut disebabkan oleh arus pendek listrik. " Dugaan sementara penyebab kebakaran karena arus pendek lstrik,’’ ujarnya.
Menurut Rinno, dia bersama anggotanya harus bekerja keras memadamkan api. Bangunan yang terbuat dari papan dan kuatnya hembusan angin dini hari itu membuat api cepat membesar. Mereka baru bias memadamkan api sekitar 2 jam setelah kejadian.
Rinno mengatakan, untuk memadamkan api tersebut pihaknya mengerahkan 9 unit mobil pemadam dan 60 personil. 6 unit mobil dari mako, 1 unit dari pos Jambi Timur, Paal Merah dan Kotabaru.
Kapolsek Jelutung, AKP Johan C Silaen mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. Menurut dia, total kerugian akibat kebakaran itu diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. (isw)