Dandim Terharu dapat Salam Hormat dari Anak Ladang Peris

Sabtu, 03 Agustus 2019 - 09:05:26 WIB - Dibaca: 3056 kali

()

JAMBI - Program TMMD ke 105 Kodim 0415/Batanghari di Desa Ladang akan berakhir. Menurut jadwal, TMMD di Ladang Peris selesai pada tanggal 8 Agustus nanti. Namun, malam perpisahan antara anggota Satgas TMMD dengan masyarakat Ledang Peris akan digelar pada Sabtu (3/8) malam.

Untuk memeriahkan malam perpisahan tersebut, Satgas TMMD mengaajari anak-anak Desa Ladang Peris menari. Adalah Prada Abdur Rachmat Tullah, yang bertindak sebagai pelatih tari. Padalam malam perpisahan itu, anak-anak SD Ladang Peris akan menampilkan dua tarian. Yakni tari Geal Geol dan Serampang Laut.
            Prada Abdur Rachmat Tullah mengatakan, selain menari, dia juga melatih anak-anak SD membaca puisi yang berjudul Terimakasih TNI Ku. ‘’ Puisi ini akan dibawakan anak anak SDpada malam perpisahan,’’ katanya.

            Saat ini semua kegiatan dan program TMMD sudah hampir rampung semuanya. Anggota satgas tinggal menyelesaikan finishing beberapa bangunan. Diantaranya pengecatan kloneng jembatan TMMD. Pantauan di lokasi, terlihat anggota Satgas TMMD bersama warga penuh semangat menyelesaikan proses pengecatan kloneng jembatan sebelum masuk waktu sholat Jumat.
            "Alhamdulillah, kita sudah menyelesaikan pengecatan 1 kloneng jembatan," kata Prada Arie Orsaka Setiawan dari kesatuan Yonzipur 2/SG. Arie sangat optimis sebelum penutupan TMMD ke 105 pada 8 Agustus akan rampung pengerjaan fisik pengecatan kloneng jembatan. "Nanti sore kita akan lanjutkan lagi pengecatanya," ujarnya.

            Sementara itu, sebagian besar warga Ladang Peris merasa berat melepas kepuolangan satgan TMMD. Sebulan penuh bersama, mereka sudah merasa sangat dekat dengan anggota Satgas. Mereka seakan tak percaya segera berpisah dengan para anggota TNI dari Kodim 0415/Batanghari.

            Siti Aminah misalnya. Dia mengaku tidak bisa melepas Satgas TMMD ke-105 Kodim 0415/Batanghari yang telah dianggapnya sebagai anak sendiri. Dia mengatakan akan berkoordinasi lagi sama Dan SSK Kapten Rilman untuk minta waktu agar Satgas yang di rumahnya jagan dibawa pulang.

"Ibu gak rela jika nanti mereka kembali. Ibu sudah benar benar sayang sama mereka. Pokoknya ibu minta sama pak Rilman untuk TMMD ini agar lebih lama lagi," ucapnya.

            Ketika ditanyakan kenapa tidak bisa melepaskan Satgas, Siti Aminah mengatakan selama ini dia hanya tinggal berdua dengan suaminya. Kehadiran anggota Satgas TMMD di rumahnya membuat suasana mereka hidup kembali sejak di tinggal anaknya yang sekolah di Purworejo.

"Ketika Satgas datang, rumah ini hidup dan ceria kembali. Kami tidak merasakan kesepian lagi," ungkapnya.

            Bukan hanya warga, Komandan Satuan Tugas (Dan Satgas) TMMD reguler ke 105 Kodim 0415/Batanghari, Letkol Inf Widi Rahman mengaku sangat terharu melihat kedekatan anggotanya dengan warga Ladang Peris. Bahkan, saat berkujung ke lokasi sasaran TMMD di Desa Ladang Peris beberapa hari lalu, Dandim 0415/Batanghari ini tak kuasa menahan tangis.

            Terharunya Widi Rahman berawal ketika ia mengecek beberapa pembangunan rumah TMMD usai istirahat makan siang di Posko bersama anggota Satgas TMMD. Saat mengecek pembangunan kondisi bangunan fisik rumah milik Triyono dan Slamet, Widi melihat anak-anak sedang bermain di sekitar lokasi peninjauan.

            Sosok Widi yang sangat penyanyang tersebut langsung menghampiri anak yang sedang bermain mobil mobilan dari bahan kayu. Kemudian Ia menyempatkan berbincang-bincang dan memeluk anak tersebut.

            Selanjutnya Widi memberi hadiah sambil memeluk dengan penuh kasih sayang hingga tangis keduanya pecah dan larut dalam kesedihan. Widi kemudian mengajarkan tata cara hormat kepada anak itu dan Ia memberi kesempatan memegang tongkat komando layknya seperti seorang Komandan.

            Menurut Widi, dia sangat terharu hingga menetes air mata saat memeluk dan melihat anak yang sedang bermain, karena mengingatkan kondisi dirinya di masa lalu. "Saya itu terharu. Dulu saya seperti ini juga. Saat main tidak menggunakan sandal, baju robek," tutur Widi terharu.

            Saat diketahui, anak tersebut bernama Dwi yang masih duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar. Dwi ternyata anak dari Triyono warga yang mendapat bantuan bedah rumah.

            Sementara itu, Kepala Desa Ladang Peris Sujarno menyatakan benar-benar kagum dengan sosok Dan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke 105 Kodim 0415/Batanghari, Letkol Inf Widi Rahman. Ini dilihatnya saat Dansatgas TMMD ini berkunjung ke lokasi TMMD. Selain mengecek pelaksanaan kondisi pengerjaan sekligus membina komunikasi dengan masyarakat setempat.

            Menurut Sujarno, sosok Dandim 0415/Batanghari Letkol Inf Widi Rahman merupakan seorang tentara yang merakyat. Buktinya ketika menijau lokasi selalu komunikasi dengan baik dan tidak pernah membeda-bedakan. Baik kepada orang tua, dewasa maupun anak-anak sehingga tidak ada jarak antara TNI-Rakyat.             "Bahasa penyampaian pun bisa dimengerti masyarat," kata Sujarno, Kamis (1/8).

            Menurut Sujarno, masyarakat mengucapkan bayak terima kasih kepada pak Dandim dan jajaran TNI atas kunjungan dan silaturahmi langsung kemasyarakat. Khususya masyarakat yang mendapat bantuan bedah rumah.(isw)

 



Tags:


BERITA BERIKUTNYA