MUARA BUNGO- Aksi perampokan disertai pembunuhan terjadi di Kabupaten Bungo, Senin (5/8) malam. Korbannya pedagang barang kelontong, Zulkifli (49) dan anaknya Robi Suandi (26). Selain menjarah barang di toko, pelaku juga membacok kedua korban. Akibatnya, Zulkifli tewas dengan tubuh penuh luka bacok. Sedangkan anaknya, Robi ditemukan dalam kondisi kritis dan kini masih dirawat di ruang ICU RSUD Hanafie, Bungo.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, pelaku yang diperkirakan berjumlah dua orang melakukan aksi sekitar pukul 19.00 Wib, Senin malam. Awalnya, pelaku dan anaknya pura pura berbelanja di toko kelontong milik korban yang berlokasi di Sungai Manggis, Dusun (Desa) Seberang Jaya, Kecamatan Bathin II Pelayang. Pada saat itu lah, keduanya menjarah sejumlah barang di toko tersebut.
Aksi pelaku diketahui anak korban Robi Suandi. Selanjutnya, Robi langsung mengejar para pelaku hingga ke kebun karet tak jauh dari lokasi. Di duga saat itulah Robi dikeroyok dan dibacok pelaku hingga bersimbah darah. Setelah menunggu cukup lama, anaknya tidak kembali, Zulkifli cemas.
Tidak berapa lama, dia mendapat telepon dari Robi yang mengatakan dia dibacok pelaku. Selanjutnya Zulkifli langsung menyusul anaknya itu. Bukannya melarikan diri, pelaku malah menganiaya Zulkifli hingga tewas dengan kondisi kepala penuh luka bacok.
Jenazah Zulkifli dan Robi yang kritis baru ditemukan sekitar pukul 21.00 Wib. Kapala Desa (Datin) Seberang Jaya, Marlini mengatakan, awalnya istri korban melaporkan ke pihak Dusun, bahwa suami dan anaknya tak kunjung pulang. Mendapat kabar itu akhirnya warga sekitar berusaha melakukan pencarian.
“Korban pertama kali ditemukan oleh, warga bernama Yal. Saat itu, Robi sudah mengalami luka begitu serius dan penuh dengan darah. Untuk Zulkifli ditemukan warga sudah meninggal dunia di lokasi kejadian. Jarak antara keduanya berdekatan, ” katanya.
Sementara Kapolsek Pelayang, Iptu Jecky saat dikonfirmasi dirinya membenarkan kejadian itu. Menurut dia, pelaku masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, kata dia, ini, merupakan kasus perampokan disertai pembunuhan. ‘’ Pelaku masih kita kejar. Mudah-mudahan pelaku dapat kita amankan,’’ katanya.
Menurut Jecky, korban Zulkifli ditemukan di lokasi dalam kondisi sudah meninggal dunia. Korban tewas akibat luka bacok di bagian kepala cukup banyak. ‘’ Ada delapan bacokan. Sedangkan anaknya Robi masih bisa diselamatkan dan kini sedang di rawat secara intensif di RSUD Muara Bungo,” jelasnya.
Jecky mengungkapkan, dari informasi awal yang mereka dapat, sebelum kejadian pelaku belanja ke toko milik korban. Namun tidak lama kemudian pelaku bersama anaknya terlihat menjarah sejumlah barang dari toko tersebut. Anak korban, Robi yang mengetahui aksi pelaku langsung melakukan pengejaran dan mencari pelaku ke arah kebun karet, tempat pelaku tinggal.
‘’ Di sanalah Robi dibacok oleh pelaku. Lalu, orang tuanya, Zulkifli menyusul dan juga dibacok pelaku. dari infor masih yang berkembang langsung ratusan warga mendatangi lokasi kejadian perkara (TKP). Ini masih informasi awal. Masih kita kembangkan,’’ katanya.
Jecky mengaku belum tahu apa motif pelaku menghabisi korban. Satu korban yang selamat belum bisa diajak bicara karena masih dirawat. Bila Robi ini sudah sembuh maka akan jelas fakta kejadiannya seperti apa,” katanya.
Yang jelas, lanjut Jecky, selain membacok korban hingga tewas dan kritis, pelaku juga membawa kabur dua sepeda motor jenis Kawasaki Ninja dan motor Honda WIN milik korban.(yad)