TMMD Kodim 0415/Batanghari ke 105 di Ladang Peris Resmi Ditutup Luar Biasa, Wajah Desa Berubah dal

Jumat, 09 Agustus 2019 - 07:36:36 WIB - Dibaca: 1893 kali

(eko siswono/Jambione.com)

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-105 Kodim 0415/Batanghari tahun 2019 di Desa Ladang Peris, Kecamatan Bajubang, Batanghari berakhir dan resmi ditutup Danrem 042/GAPU/Jambi Kolonel Arh Elphis Rudi, Kamis (8/8) kemarin. Program TMMD ini sangat membekas bagi warga Ladang Peris.

 

----

 

            Satu bulan lebih tim Satgas TMMD Kodim 0415/Batanghari memoles Desa Lading Peris.

desa yang masuk kategori tertinggal itu, kini sudah berubah. Pembangunan fisik dan non fisik yang dilakukan satgas TMMD mampu mengangkat Desa Ladang Peris sejajar dengan desa lain di Kecamatan Bajubang, Batanghari.

            Puluhan rumah warga yang tidak layak huni sudah dibangun satgas TMMD menjadi layak huni melalui program bedah rumah. Lalu, pembukaan ruas jalan baru dan pembangunan sejumlah jembatan yang dilakukan satgas TMMD telah membuka keterisoliran Desa Ladang Peris dari daerah luar. Diharapkan program TMMD ini juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

            Lalu, berbagai penyuluhan, bidang hukum,  perkebunan, pertanian, keagamaan, masalah narkoba dan lainnya yang dilakukan Satgas TMMD diharapkan mampu menambah wawasan warga Desa Ladang Peris. Sehingga kedepannya bisa berdampak pada tingkat kemampuan dan diterapkan dalam kehidupan sehari hari.

Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0415/Batanghari, Letkol Inf Widi Rahman selaku Dasnsatgas TMMD mengajak warga Desa Ladang Peris menjaga hasil TMMD Ke-105 tahun 2019 dari program Fisik dan menerapkan apa yang sudah diterima dari nonfisik. " Tolong  tetap jaga yang sudah kita bangun. Pelihara selalu hubungan dan komunikasi dengan Satgas TMMD,’’ katanya usai upacara penutupan TMMD kepada wartawan, Kamis, (8/8).

‘’Orang tua asuh yang selama ini anggota sudah terlibat di rumahnya, tetap jaga komunikasi dengan baik. Kemudian penyuluhan-penyuluhan yang sudah diberikan, seperti Karhutla, bahaya Narkoba dan lain-lain, supaya sama-sama kita jaga dan terapkan apa yang sudah disampaikan," sambung Widi.

Widi menceritakan, pada awalnya warga yang akan menjadi orang tua asuh Satgas TMMD Kodim 0415/Bth, sedikit ragu menerima. Karena dikhawatirkan tentang aktivitas dan kebutuhan." Mereka sampaikan nanti mandi gimana, makannya gimana. Tapi sudah kami jelaskan bahwasanya TNI itu memang terlahir dari rakyat dan dia memang berbuat untuk rakyat. Soal tidur atau mandi dimana saja tidak masalah, dan pada akhirnya respon masyarakat bagaimana TMMD-nya di tambah. Tapi TMMD adalah program, awal dan batasan waktunya sudah ditetapkan," terang Widi.

Lelaki pemilik Dua Melati dipundaknya ini tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Batanghari yang telah mendukung berjalannya TMMD ke-105 Kodim 0415/bth. "Kami juga sangat berterima kasih yang besar kepada pemerintah kabupaten Batanghari sudah sedemikian rupa mendukung pelaksanaan kegiatan TMMD ke-105. Tanpa peran serta dan keterlibatan dari dari pemda tentunya kami juga tidak bisa bekerja dengan maksimal," pungkasnya.

            Sementara itu, Bupati Batanghari, Syahirsah tak henti-hentinya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya program TMMD di Desa Ladang Peris. "Pada kesempatan ini saya atas nama pemerintah kabupaten Batanghari mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Kodam II/Sriwijaya. Lebih khusus lagi Korem 042/Gapu dan terlebih khusus lagi Kodim 0415/Bth atas kerjasamanya selama ini. Pada hari ini resmi TMMD di Kabupaten Batanghari ditutup oleh Pak Danrem," kata Syahirsah usai upacara penutupan TMMD.

.           Dia berharap kerjasama yang terjalin dapat terus berlanjut karena masyarakat merasakan langsung manfaat dari hasil TMMD. "Sekali lagi terima kasih yang tak terhingga. Kerjasama yang baik ini hendaknya dapat berlanjut terus di masa-masa akan datang. Karena kita merasakan betul manfaat adanya TMMD ini," tambahnya.

Syahirnya menilai target program TMMD, baik fisik maupun non fisik sudah sangat baik.

"Alhamdulillah ini melebihi target. Over target malahan, baik fisik maupun nonfisik. Malahan sampai ada pembangunan rumah baru. Ini luar biasa, terima kasih TNI," pungkasnya.

             Danrem 042/Garuda Putih, Kolonel Arh Elphis Rudy yang menutup TMMD mengajak masyarakat terus menjaga Kemanunggalan TNI dan Rakyat. Menurut dia, hasil TMMD Ke-105 Kodim 0415/Bth terselenggara dengan baik. Untuk program non fisik, Danrem ingatkan bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Diharapkan masyarakat dapat berperan secara aktif dengan cara tidak membakar saat membuka lahan

            "Hasilnya telah terselenggara dengan baik, fisik dan non fisik. Kemudian ada juga sasaran tambahan. Nonfisik itu 30 sasaran untuk penanggulangan narkoba dan pencegahan, termasuk kebakaran hutan dan lahan untuk pencegahannya. Jangan sampai masyarakat masih membuka lahan dengan cara membakar. Ini sangat rawan sekarang," jelasnya.

Lalu Danrem menerangkan bahwa TMMD bertujuan untuk mempercepat pembangunan dan terciptanya kesejahteraan masyarakat. Termasuk meningkatkan kemanunggalan TNI dan Rakyat. "Tujuan TMMD ini untuk mempercepat pembangunan di daerah, untuk mempercepat atau terciptanya kesejahteraan masyarakat, terutama di Desa Ladang Peris. Dan bagaimana TNI semakin manunggal terharap rakyat," jelasnya.

Diakhir penjelasannya, Danrem berpesan, selain narkoba dan Karhutla, ialah pelihara terus kemanunggalan TNI dan Rakyat serta tetap sebagai masyarakat yang memelihara harmonisasi. "Pesan kami kepada masyarakat, pelihara terus kemanunggalan TNI dan Rakyat. Apa yang sudah dikerjakan agar dipelihara dengan baik. Baik sasaran fisik maupun non fisik yang sudah disampaikan, terutama yang menonjol adalah terkait kebakaran hutan dan lahan agar kita sama-sama mencegah. Kemudian bahaya narkoba, jangan sampai merasuk ke generasi muda dan tetap sebagai masyarakat yang memelihara harmonisasi," pungkasnya.(isw)

 



Tags:


BERITA BERIKUTNYA