Polda Selidiki Kebakaran Lahan di PT REKI dan PT SNP

Selasa, 13 Agustus 2019 - 05:20:39 WIB - Dibaca: 2134 kali

(eko siswono/Jambione.com)

JAMBI - Tim Subdit IV Ditrektorat Kriminal Khusus Polda Jambi menurunkan tim penyidik ke PT REKI dan PT Sumbertama Nusa Pertiwi (SNP), Senin (12/8). Tim ini akan menyelidiki dua perusahaan tersebut, yang lahan konsesinya terbakar di Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, beberapa waktu lalu

Direktur  Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi, Kombes Pol Thein Tabero mengatakan tim yang dibetuk telah turun ke lokasi kebakaran di PT Reki dan PT SNP. Tim tersebut akan melakukan pemeriksaan dan penyelidikan di dua lokasi  perusahan itu. "Nantinya akan dilakukan pengukuran lahan yang terbakar. Ada pihak BPN juga kita ikut sertakan turun,"ungkapnya.

Selain melakukan pengukuran, menurut Thein, tim tersebut juga akan memeriksa sejumlah saksi terkait kebakaran di lahan konsesi kedua perusahaan itu. Selanjutnya, tim Tipiter Polda Jambi ini juga akan menyelidiki kebakaran lahan seluas 40 hektar di Desa Sipin Teluk Duren, Kecamatan Kumpeh Ulu.

Informasinya, polisi melakukan pengusutan kebakaran lahan di PT REKI dan PT SNP karena ada dugaan kebakaran tersebut ada unsure kesengajaan. Begitu juga kebakaran lahan di Desa  Desa Sipin Teluk Duren, Kecamatan Kumpeh Ulu. ‘’ kasus ini dilaporkan oleh warga akhir Juli lalu,"kata Thein.

Selain itu, Polda Jambi juga tengah menyelidiki kebakaran lahan disejumlah lokasi yang terindikasi disengaja. Diantaranya, kebakaran lahan seluas 9 hektar di Desa Karya Lestari,  Muntialo Kabupaten Tanjung Jabung Barat. " Kasus ini dilaporkan 7 Agustus. Masih  lidik,"sebutnya.

Selanjutnya, kebakaran lahan seluas 4 hektar di Parit Lima Kanan, Dusun Dua, Kecamatan  Sadu Tanjabtim juga dalam tahap lidik. Kasus kebakaran tersebut dilaporkan warga 30 juli lalu.

Kemudian di Desa Paninjau, Kecamatan Batin, Kabupaten Bungo yang juga masih proses lidik "Luasnya mencalai 4 ha. Dilaporkan 1 Agustus lalu dengan luasan dari empat laporan itu yakni 54 Ha,"tandasnya.

Untuk diketahui, hingga pertengahan Agustus 2019 tercatat luas hutan dan lahan di Jambi yang terbakar sudah mencapai 400 hektar. Selain lahan masyarakat, kebakaran juga sudah merembet ke lahan konsesi perusahaan perkebunan dan kehutanan.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol  Muchlis AS, Senin (12/8) kemarin melakukan pengecekan hotspot dan proses pendinginan lahan yang terbakar di Desa Arang-arang, Kumpe Ulu, Muaro Jambi. Dalam kegiatan itu, Kapolda yang didampingi oleh Karo Ops, Dir Sabhara, Dansat Brimob, Kabid Humas, Kapolres Muaro Jambi, TNI serta Satgas Gabungan Karhutla ikut turun melakukan pemadaman dan proses pendinginan lahan yang terbakar.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi menyampaikan bahwa Kapolda langsung memimpin kegiatan pemadaman dan pendinginan di desa Arang Arang. ‘’ Ini merupakan bentuk keseriusan Kapolda dan Tim Satgas Gabungan Karhutla Propinsi Jambi mengatasi Karhutla,’’ katanya. (isw)

 

 

 

 

 



Tags:


BERITA BERIKUTNYA