Pemkot Jambi Sudah Siapkan 40 Ribu Masker

ISPU Kategori Sedang

Jumat, 16 Agustus 2019 - 09:19:22 WIB - Dibaca: 1443 kali

()

JAMBI- Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Jambi, dan sekitarnya sudah berada dalam kondisi sedang, hal ini berdasarkan data yang terdapat pada peralatan Air Quality Monitoring System (AQMS) pada Kamis (15/8). Alat tersebut merupakan jaringan pemantau kualitas udara yang stasiunnya terdapat di perempatan lampu merah kawasan Simpang Pulai dan Tugu Keris Siginjai.

"Artinya kategori udara di Kota Jambi berada dalam kondisi sedang, bagi makhluk hidup seperti manusia, tumbuhan dan hewan masih bisa beraktivitas di luar ruangan,” kata Kepala DLH Kota Jambi, Ardi.

Untuk tingkatnya terbagi lagi menjadi lima kategori. Hijau untuk baik, biru itu sedang, kemudian kuning untuk tidak sehat, merah sangat tidak sehat, dan yang terkahir hitam itu berbahaya.

Pada saat menunjukkan tampilan di alat tersebut, terlihat tingkat ISPU Kota Jambi parameter tertingginya menyentuh kategori sedang dengan penyebab paling dominan disebabkan oleh gas Sulfur Monoksida (SO2). Selain dari emisi kendaraan, gas tersebut juga dapat dihasilkan melalui pembakaran dengan bentuk kabut ataupun asap.

“Dalam beberapa hari ini memang terjadi peningkatan aktivitas pencemaran udara yang disebabkan oleh asap tersebut. Terutama pada malam hari, kita minta untuk mengurangi aktivitas diluar ruangan. Kita melihat ini adalah asap kiriman. Kita akan berkoordinasi sumbernya darimana dan melihat pergerakan arah angin,” katanya.

Ardi mengatakan bahwa bagi yang rentan atau memiliki penyakit alergi pada saluran pernapasan, maka disarankan untuk tidak beraktivitas diluar ruangan atau dapat diatasi dengan menggunakan masker. Kata dia, jika nanti kualitas udara makin memburuk, maka pemerintah akan mengambil beberapa kebijakan, seperti meliburkan siswa sekolah dan pembagian masker.

Dia menambahkan, jika kondisi udara kian memburuk dan menyentuh level tidak sehat, pemerintah sudah menyiapkan 40 ribu masker yang akan dibagikan kepada masyarakat. “Sebanyak 30 ribu masker ada di Dinas Kesehatan dan 10 ribu ada di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH). 

"Tentu akan ada kebijakan yang akan diambil ketika sudah menyentuh level tidak sehat,” katanya.

Sementara salah seorang warga Jelutung, Handoko mengatakan bahwa memang terjadi peningkatan kabut asap hari ini. “Agak pekat memang hari ini,” katanya. (ali)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA