Berasap, Udara Kota Jambi Tak Sehat

Senin, 02 September 2019 - 23:11:47 WIB - Dibaca: 1654 kali

(Eko Siswono/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI -- Udara Kota Jambi malam ini dalam kategori tidak sehat hal itu berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang diukur melalui alat parameter Air Quality Sistem (AQMS) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi menunjukan kondisi udara di Kota Jambi dalam kategori tidak sehat.

Kepala Bagian (Kabag) Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi Abu Bakar mengatakan berdasarkan data yang di peroleh dari DLH Kota Jambi tersebut dalam kategori tidak sehat.

"Data Realtime pukul 20.00 WIB,  parameter PM2.5 berada di angka 180, diatas baku mutu,  kategori sangat tidak sehat. Terjadi peningkatan parameter PM2. 5 mulai pukul 19.30 WIB, kualitas udara pada kategori tidak sehat," katanya, Senin (02/09/2019) malam.

Oleh karena itu, masyarakat Kota Jambi dihimbau untuk tidak melakukan aktivitas diluar rumah, dan dianjurkan untuk menggunakan masker apabila hendak keluar rumah. "Untuk saat ini agar dapat melakukan aktivitas tidak diluar rumah, bila terpaksa untuk keluar untuk dapat menggunakan masker," pungkasnya.

Sementara itu, Kasi Data dan Informasi BMKG Jambi, Kurnia Ningsih mengatakan asap tersebut di prediksi berasal dari dua wilayah.

"Kalau siang arah angin dari arah selatan (Musi Banyuasin, Sumatra Selatan) dan malam hari angin dari arah timur (Tanjung Jabung Timur),"katanya 

Untuk di ketahui di dua wilayah tersebut mengalami kebakaran terkahir di Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir, Muba mencapai 3.290 hektare (ha) dengan kedalaman 3 hingga 4 meter. Dan Tanjung Jabung Timur yang mencapai 250 hektare lebih.

Sedangkan titik Hotspot di Provinsi Jambi terdapat 48 titik yang terpantau melalui satelit tera dan aqua yang tersebar di tiga kabupaten yakni Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat dan Batanghari.

"Batanghari terdapat 13 titik hotspot yang berada di Kecamatan Bajubang, dengan rincian tingkat kepercayaan diatas 50 persen dan hal itu berpotensi menjadi titik api,"ungkapnya.

Kemudian di Tanjung Jabung Barat berada di Kecamatan Betara dengan banyak titik hotspot terdapat 7 titik."Dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen,"sebutnya

Sedangkan titik terbanyak berada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Sebanyak 27 titik panas berada di Kecamatan dendang, dan satu titik berada di  Kecamatan Berbak. "Dengan angka kepercayaan di atas 50 persen hingga 100 persen,"ungkapnya.

Sementara itu, Asmuni salah satu ketua RT di Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengatakan kebakaran yang terjadi di wilayah itu sangat menghawatirkan pasalnya dekat dengan pemukiman warga. "Lahan pinang dan karet, kita minta bantuan pemadam yang lebih banyak karena ini dekat pemukiman warga,"katanya,Minggu (1/9/2019) kemarin.

Selain itu, tidak jauh dari lokasi tersebut terdapat pipa yang diduga pipa minyak (belum diketahui milik perusahaan mana)."Kalau api itu meluas ke arah pipa gawat, bisa meledak ini pipa pematang lumut bisa habis,"tandasnya (isw)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA