JAMBI -- Sebanyak 55 Anggota DPRD Provinsi Jambi di lantik, Senin (9/9/2019) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Jambi meminta anggota DPRD untuk mengutamakan kepentingan rakyat dan jangan mementingkan kepentingan kelompok apalagi sampai terjadi Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Ketua KAMMI Jambi, Hardiansyah mengatakan kammi akan mengawal kinerja anggota DPRD Jambi selama lima tahun kedepan. Dia menegaskan para anggota dewan jangan lagi terjaring OTT KPK. "Jangan buat malu Jambi, jalankan amanat rakyat untuk kesejahteraan rakyat, bukan kepetingan kelompok,"katanya mantan presiden BEM Unja 2016 itu.
Dia menyebutkan dewan harus menjadi kontrol atas pembangunan Jambi kedepan. "Saat ini kinerja dewan terkesan buruk, apalagi pasca ott kpk 2018 lalu,"ujarnya.
Jangan sampai, kegembiraan yang di nikmati para anggota dewan hari ini. Menjadi cermin penindasan terhadap masyarakat nantinya."Harus lebih sering melihat masyarakat bawah, jangan duduk saja di dewan, jadi tau aspirasi masyarakat itu apa mau nya, gimana kondisinya,"sebutnya.
Jika dewan tidak memperdulikan aspirasi masyarakat yang sudah di salurkan lewat pemilu. Maka KAMMI Jambi akan mengambil sikap. "Kami akan kawal dewan,kinerjanya dari semua aspek,"tandasnya.(isw)